Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sentimen Eksternal Dominan

📅 Rabu, 06 Des 2023, 09:36 WIB | Oleh:
Sentimen Eksternal Dominan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak sideways atau mendatar dalam perdagangan tengah pekan ini. Potensi meningkatnya kembali imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) bakal membebani pergerakan IHSG.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang melihat, dalam pergerakan IHSG kemarin, secara teknikal, Stochastic Relative Strength Index (RSI) mengindikasikan sinyal deathcross atau cenderung bearish di overbought area. Karenanya, Alrich memperkirakan, IHSG dalam perdagangan, Rabu (6/12), bergerak menguji level support di 7.050-7.150.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/12) sore, ditutup menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup menguat 7,25 poin atau 0,10 persen ke posisi 7.100,85. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,61 poin atau 0,06 persen ke posisi 940,75.

"Penguatan IHSG hari ini berada di tengah pelemahan bursa global dan Asia, dan sepanjang hari tadi IHSG juga bergerak cenderung terkoreksi," ujar Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana di Jakarta, kemarin.

Didit, sapaan akrab Herditya Wicaksana, memperkirakan pergerakan IHSG juga dipengaruhi oleh penguatan dari IDX Healthcare (sektor kesehatan), yang mana perusahaan sektor kesehatan bergerak menguat karena adanya kekhawatiran setelah melonjaknya kembali kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia.

Namun demikian, di sisi lain, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang melemah, dan meningkatnya kembali yield US Treasury Note 10 year menjadi pemberat IHSG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.