Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gus Halim: Gandeng BRIN Percepat Pembangunan Desa Berbasis Data

📅 Rabu, 06 Des 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gus Halim: Gandeng BRIN Percepat Pembangunan Desa Berbasis Data Doc: kemendesa.go.id

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangka mempercepat pembangunan desa berbasis data.

"Dalam membangun desa kita butuh kolaborasi. Karena tidak mungkin Kemendes PDTT menangani sendiri 75 ribu lebih desa yang butuh sentuhan," ujar Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (4/12).

Oleh karena itu, ia mengatakan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka percepatan pembangunan desa penting, salah satunya dengan BRIN. Mendes mengatakan kementeriannya telah merancang pembangunan desa berbasis masalah, bukan berbasis keinginan desa.

"Kita munculkan gagasan SDGs Desa, itu supaya mendetailkan masalah di desa. Kita kuatkan data dan membuat perencanaan pembangunan di desa itu berbasis data," tutur Gus Halim, demikian ia biasa disapa, saat menerima audiensi BRIN dalam rangka Memaksimalkan Implementasi Kegiatan Membangun Desa.

Ia menyampaikan Kemendes PDTT dan BRIN berencana untuk mengunjungi Desa Laramo di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara yang merupakan desa binaan BRIN.

Sementara itu, Peneliti Ahli Utama BRIN, Profesor Siti Zuhro menyampaikan salah satu desa yang menjadi binaan BRIN yakni Desa Laramo di Konawe Utara. Desa ini dinilai belum tersentuh dan belum diberikan pemahaman tentang pembangunan desa.

"Kami eksekusi Desa Lamaro. Kami ajak bergerak cepat pembangunan desa di sana selama tiga bulan hingga bulan Desember ini. Kami ingin jadikan desa percontohan di sana," tutur dia.

Ia menyampaikan bersama masyarakat pihaknya membangun lahan kosong untuk dijadikan rumah inovasi, serta menciptakan pasar kaget untuk menggerakkan ekonomi di Desa Lamaro.

Ia menambahkan BRIN telah melakukan pelatihan dalam memanfaatkan sejumlah potensi yang ada di Desa Lamaro seperti pelatihan pengolahan cengkeh, pengolahan sagu dan lainnya.

"Di sana penghasil cengkeh, penghasil sagu dan memiliki wisata jika dikembangkan," kata dia.

Oleh karena itu, BRIN sangat optimistis Desa Lamaro bisa turut berkompetisi di tingkat nasional hingga internasional jika mendapat dukungan dari berbagai pihak salah satunya dengan Kemendes PDTT.

"Dengan kolaborasi, percepatan pembangunan di desa akan segera terwujud dengan cepat," ujar dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.