Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga pelajar SMAN 1 Kabupaten Lebong Bengkulu Tewas Terseret Air Bah

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 13:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga pelajar SMAN 1 Kabupaten Lebong Bengkulu Tewas Terseret Air Bah Doc: ANTARA
Ket. Proses evakuasi tiga pelajar SMAN 1 Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, yang tewas akibat hanyut di Sungai Kemaceak, Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong, pada Senin malam (4/5/2026).

REJANG LEBONG – Tiga pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus air bah di Sungai Kemaceak, Desa Lemeu, kabupaten setempat pada Senin (04/5) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, Syaprul, saat dihubungi di Lebong, Selasa (05/5),mengatakan seluruh korban yang terjebak banjir bandang tersebut telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

"Tiga korban yang terjebak banjir Sungai Kemaceak di Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, semuanya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni HA (17), AF (16), dan AR (16)," kata dia.

Dia menjelaskan ketiga korban ditemukan oleh tim gabungan pada Senin (4/5) malam. Jenazah para korban langsung dievakuasi ke RSUD Lebong untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

Peristiwa nahas tersebut, kata dia, terjadi ketika delapan pelajar SMAN 1 Lebong tengah melakukan aktivitas wisata di aliran Sungai Kemaceak pada Senin sore sekitar pukul 17.00 WIB. Secara tiba-tiba, debit air sungai meningkat drastis akibat kiriman air bah dari hulu yang menyeret lima orang dari rombongan pelajar ini.

"Dari lima orang yang hanyut ini, dua orang berhasil menyelamatkan diri ke tepian, sedangkan tiga lainnya terseret arus sungai yang sangat deras," terangnya.

Adapun lima pelajar yang dinyatakan selamat dalam insiden tersebut adalah Tegar Keanu Al Qayyum (16), Charisa Nindiya Putri (16), Najwa Assyifa (16), Salsa Cahya Ramadhani (16), dan Farhan Novendri (16).

Menurut Syaprul, operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan personel gabungan yang terdiri atas BPBD Lebong, unsur TNI, Polri, Basarnas, relawan, serta bantuan dari masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, dia mengimbau masyarakat daerah itu untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sepanjang aliran sungai, karena banjir atau air bisa kapan saja datang, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.