Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Samarinda Tanamkan Budaya Antikorupsi ke Siswa saat MPLS

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 06:12 WIB | Oleh:
Pemkot Samarinda Tanamkan Budaya Antikorupsi ke Siswa saat MPLS Doc: antara foto
Ket. MPLS di Kota Samarinda, Kaltim

SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memanfaatkan momentum masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027, untuk menanamkan budaya antikorupsi dan memperkuat pendidikan karakter siswa lewat program Sekolah Berintegritas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, di Samarinda, Senin (13/7), menyatakan program ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab sejak usia dini.

"Melalui pendidikan karakter berkelanjutan, kami ingin membentuk generasi berintegritas yang berani menolak kecurangan serta siap menjadi pemimpin masa depan yang bermoral," ujar Neneng saat membuka program tersebut di SMPN 22 Samarinda.

Neneng menjelaskan, Sekolah Berintegritas merupakan agenda rutin Inspektorat Kota Samarinda yang digelar bergilir di berbagai sekolah.

Momentum MPLS dipilih karena dinilai sebagai waktu terbaik untuk membentuk karakter siswa baru saat memasuki lingkungan pendidikan yang baru.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kualitas akademik, melainkan juga karakter sumber daya manusianya. Penanaman nilai berakhlak sejak dini menjadi investasi penting bagi daerah.

"Bibit unggul harus dipersiapkan sekarang agar kelak menjadi pemimpin maupun aparatur sipil negara (ASN) yang berintegritas dan amanah," tegasnya.

Tahun ini, jangkauan program Sekolah Berintegritas diperluas hingga mencakup seluruh kecamatan di Samarinda demi pemerataan pendidikan karakter. Pemerintah menargetkan pelaksanaan program ini minimal di 10 sekolah setiap tahunnya.

Kepala SMPN 22 Samarinda, Febiyanti Violeta, menyambut positif inisiatif ini. Ia berharap program tersebut menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem sekolah yang bersih, jujur, dan beretika.

"Kami berharap kegiatan ini memicu komitmen bersama untuk menciptakan budaya sekolah yang bebas dari segala bentuk kecurangan," kata Febiyanti.

Bersamaan dengan agenda tersebut, SMPN 22 Samarinda juga mendeklarasikan lima komitmen utama untuk tahun ajaran baru. Kelima komitmen tersebut meliputi perwujudan sekolah ramah anak, sekolah berkarakter antikorupsi, sekolah rujukan inklusi, sekolah sehat, serta sekolah menuju Adiwiyata Kota dan Adiwiyata Mandiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!

Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!

17 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.