Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Setop Anggap Tiongkok sebagai Musuh

📅 Rabu, 06 Des 2023, 02:40 WIB | Oleh:
AS Setop Anggap Tiongkok sebagai Musuh Doc: AFP/NOEL CELIS
Ket. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin

ISTANBUL - Tiongkok meminta Amerika Serikat (AS) untuk berhenti menganggap negaranya sebagai musuh sebagai tanggapan atas pernyataan Menteri Perdagangan AS, Gina Raimondo, yang menyebut Beijing sebagai ancaman terbesar.

"AS harus berhenti melihat Tiongkok sebagai musuh, memperbaiki langkah yang salah dalam melakukan konfrontasi negara-negara besar dengan dalih persaingan, dan menghindari untuk mengatakan satu hal namun melakukan hal lain," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, dalam rilis yang dikeluarkan kementerian itu, Senin (4/12).

"AS perlu memiliki pemahaman yang benar tentang Tiongkok, bekerja sama dengan Tiongkok, untuk bersungguh-sungguh mewujudkan pemahaman penting bersama yang dicapai antara kedua Presiden dalam pertemuan mereka di San Francisco," imbuh dia.

"Tiongkok tidak pernah bertaruh melawan AS, dan tidak memiliki keinginan untuk menantang dan menggulingkan AS," tegas Wenbin.

Pejabat Tiongkok itu juga mengingat bahwa Presiden Joe Biden pernah berkata bahwa AS tidak berupaya menghentikan perkembangan ekonomi atau kemajuan ilmiah maupun teknologi negara itu.

"Namun, apa yang dinyatakan pejabat AS tersebut bertentangan dengan ucapan Biden. Hal ini akan menyulitkan mereka mendapatkan kepercayaan Tiongkok dan dunia, dan menunjukkan mentalitas Perang Dingin serta pola pikir hegemonik yang tertanam dalam pada beberapa orang di AS," tutur Wang.

Pernyataan Raimondo

Pernyataan Wang muncul setelah Raimondo pada awal November lalu menyebut Tiongkok sebagai ancaman terbesar yang pernah AS hadapi dan menekankan bahwa negara itu bukan teman bagi AS.

"Tiongkok bukanlah teman kita," ujar Raimondo saat berbicara di Simi Valley, California, mendesak anggota parlemen, Silicon Valley, dan negara-negara sekutu AS untuk menghentikan langkah Tiongkok yang menjadikan semikonduktor dan teknologi mutakhir sebagai kunci keamanan nasional.

"Setiap hari, Tiongkok berusaha mencari cara untuk mengakhiri pengendalian ekspor kita, yang berarti setiap menit setiap hari, kita harus segera memperketat pengendalian tersebut dan menjadi lebih serius dalam penegakan hukum dengan sekutu kita," papar Raimondo.

Dalam pernyataannya, Raimondo juga mendesak para pemimpin usaha AS untuk mengutamakan keamanan nasional daripada pendapatan jangka pendek. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.