Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Situasi Makin Sulit, Pemerintah Diminta Fokus Jaga Kecukupan Pangan Rakyat

📅 Jumat, 01 Des 2023, 05:11 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dari Yogyakarta, pengamat ekonomi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Aloysius Gunadi Brata, mengatakan Indonesia tidak akan mudah menghadapi tahun 2024 karena ekonomi global yang penuh ketidakpastian bersamaan dengan perhelatan demokrasi di tahun politik yang sering kali membawa langgam kebijakan ekonomi yang royal.

Dia mengingatkan kalau pengeluaran yang besar di masa pemilu, yang terlihat baik dari pengeluaran pemerintah maupun konsumsi masyarakat hanya memberikan manfaat positif bagi ekonomi nasional secara temporer.

"Pengeluaran pemerintah yang berlebihan, apalagi mengabaikan prinsip-prinsip anggaran yang sehat hanya demi tampil populis, justru bisa meninggalkan beban bagi pemerintah berikutnya," katanya.

Kondisi tersebut, kata Aloysius, harus diantisipasi dengan memperkuat kendali dari sisi moneter. BI sangat mungkin akan kembali menaikkan suku bunga acuan, seperti dilakukan Oktober lalu.

Kendati sulit, pemerintah diharapkan tidak menjual kebijakan ekonomi populis demi tujuan-tujuan politik jangka pendek. "Kalaupun diperlukan, pengeluaran berupa bantuan-bantuan harus menyasar target yang jelas, yakni kelompok masyarakat yang rentan terhadap kenaikan harga pangan dan sulit memperoleh pekerjaan," jelas Aloysius.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.