Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Berkekuatan 6,5 Mengguncang Utara Papua Nugini

📅 Selasa, 28 Nov 2023, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Berkekuatan 6,5 Mengguncang Utara Papua Nugini Doc: istimewa
Ket. Gempa 6,5 mengguncang Wewak, Papua Nugini.

SYDNEY - Gempa bumi berkekuatan 6,5 terjadi di wilayah utara Papua Nugini pada Selasa (28/11), kata Survei Geologi AS (USGS). Seorang saksi mengatakan tanah bergoyang "seperti berada di atas perahu".

Pusat gempa terdeteksi pada kedalaman yang diperkirakan 12 kilometer pada pukul 08.46 waktu setempat, kata USGS.

Gempa terjadi sekitar 20 kilometer (12 mil) lepas pantai, tidak jauh dari kota Wewak, ibu kota Provinsi Sepik Timur di negara kepulauan Pasifik itu.

"Tidak ada ancaman tsunami", kata Pusat Peringatan Tsunami Pasifik dalam buletin terpisah.

"Saya kira gampa berlangsung hampir satu menit," kata Danny Seolo, seorang pekerja yang menginap di Wewak Village Inn Hotel and Apartments.

"Tidak terlalu keras tapi seperti Anda berada di atas perahu atau semacamnya -- guncangannya bergoyang," katanya kepada AFP melalui telepon. Ia tidak melihat adanya kerusakan.

Gempa bumi biasa terjadi di Papua Nugini yang terletak di puncak "Cincin Api" seismik, sebuah busur aktivitas tektonik intens yang membentang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik.

Meskipun bencana ini jarang menimbulkan kerusakan luas di dataran tinggi hutan yang jarang penduduk, namun bencana tersebut dapat memicu tanah longsor yang merusak.

Setidaknya tujuh orang tewas pada April tahun ini ketika gempa berkekuatan 7,0 melanda daerah yang diselimuti hutan di pedalaman negara tersebut.

Sekitar 180 rumah hancur di kawasan hutan hujan lebat Karawari, dekat pusat gempa.

Pada September tahun lalu, 10 orang tewas ketika gempa berkekuatan 7,6 meratakan ratusan rumah, membelah jalan, dan menyebabkan pemadaman listrik di wilayah utara negara tersebut.

Gempa terbesar yang mengguncang Papua Nugini sejak 2018, ketika hampir 150 orang tewas akibat gempa dangkal berkekuatan 7,5 di provinsi Hela.

Banyak warga Papua Nugini tinggal di luar kota-kota besar, dimana medan yang sulit dan kurangnya jalan yang ditutup dapat menghambat upaya pencarian dan penyelamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.