Pemerintah Realistis Pertumbuhan Ekonomi 2024
📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Walaupun secara relatif kinerja ekonomi masih lebih baik dari negara lain, namun pada tahun 2024 kita perlu mewaspadai risiko politik yang mungkin terjadi eskalasi. Pesta demokrasi Februari mendatang seperti pisau bermata dua," kata Suhartoko.
Di satu sisi mendorong belanja sehingga menciptakan pertumbuhan, namun di lain pihak adanya saling tidak percaya di kalangan elite tertinggi partai akan mendorong meningkatnya risiko politik yang berdampak pada meningkatnya risiko ekonomi dan juga keuangan.
Tidak Progresif
Dari Surabaya, Guru Besar Ekonomi sekaligus Rektor Universitas Airlangga (Unair), M Nasih, mengatakan peringatan akan ketidakpastian dari global sangat beralasan, terutama terkait tekanan kurs dollar akibat kebijakan suku bunga di AS. Dia berharap otoritas moneter melakukan upaya agar rupiah tetap terkendali.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dampak akan cukup terasa (keluarnya nodal asing) kalau tidak diimbangi dengan kebijakan suku bunga yang kurang lebih sama di Indonesia. Kalau kebijakan moneter tidak cukup progresif, bisa dipastikan akan banyak terjadi outflow dan rupiah otomatis terdampak," kata Nasih.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!