Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ilmuwan Menemukan Cara untuk Membunuh Sel Kanker

📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 15:38 WIB | Oleh:
Ilmuwan Menemukan Cara untuk Membunuh Sel Kanker Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi sel darah putih menempel pada sel kanker.

DAVIS - Para ilmuwan baru-baru ini dilaporkan telah menemukan cara untuk "menekan tombol kematian" jantung tumor kanker, terobosan terbaru dalam pengobatan penyakit menakutkan ini.

Dilansir oleh Science Alert, cara ini bekerja dengan memicu 'bom waktu' pada sel-sel yang melapisi pembuluh darah yang berhubungan dengan tumor.

Pembuluh darah ini mengontrol akses ke jaringan tumor, dan sampai pembuluh darah tersebut terbuka, sel-sel kekebalan yang direkayasa tidak dapat dengan mudah masuk ke dalam kanker untuk melawannya.

Bom pengatur waktu pada sel-sel ini sebenarnya adalah reseptor 'kematian', yang disebut Fas (atau CD95).

Ketika diaktifkan oleh antibodi yang tepat , hal ini memicu kematian sel terprogram.

Para ilmuwan di Universitas California, Davis (UCD), dan Universitas Indiana berpendapat bahwa hingga saat ini, Fas "diremehkan dalam imunoterapi kanker".

"Hingga saat ini, belum ada satu pun antibodi Fas yang berhasil lolos uji klinis," katanya.

Dalam percobaan baru-baru ini yang menggunakan model tikus dan rangkaian sel manusia, para ilmuwan di UCD akhirnya mengidentifikasi antibodi spesifik yang, ketika menempel pada reseptor Fas, secara efektif memicu ledakan diri.

"Upaya sebelumnya untuk menargetkan reseptor ini tidak berhasil. Namun sekarang kami telah mengidentifikasi epitop ini, mungkin ada jalur terapi untuk menargetkan Fas pada tumor," jelas ahli imunologi dan penulis senior penelitian, Jogender Tushir-Singh.

Antibodi yang berikatan dengan epitop ini (bagian spesifik dari reseptor kematian), pada dasarnya mewakili tombol pemutus bagi sel.

Setelah pos pemeriksaan kekebalan ini dibuka, terapi kanker lainnya, seperti terapi CAR-T, dapat memperoleh akses ke lebih banyak targetnya, yang sering kali berkelompok dan tersembunyi di dalam tumor.

Terapi CAR-T bekerja dengan memprogram sel darah putih seseorang, yang disebut sel T, untuk mengikat dan menyerang jenis sel kanker tertentu.

Namun, sel-sel imun yang telah disesuaikan ini biasanya tidak dapat melewati sel-sel 'pengamat' yang tidak memiliki antigen yang dapat dikenali yang biasanya digunakan untuk menargetkan sel-sel tumor.

Akibatnya, terapi CAR-T hanya disetujui untuk mengobati kanker darah atau leukemia. Ia gagal memberikan keberhasilan yang konsisten terhadap tumor padat .

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Stimulus Ekonomi Harus Tepat Sasaran

29 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Stimulus Ekonomi Harus Tepa...
Luar Negeri
Korban Gempa Venezuela Temb...
Nasional
Ketahanan Energi Butuh Refo...

Mahasiswa ITS Ciptakan Nanopestisida Tahan Hujan dan UV

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mahasiswa ITS Ciptakan Nano...
  • Kabar Baik! Pemerintah Pertahankan Bunga KUR 6 Persen, UMKM Dapat Angin Segar
    Preview komentar:
    Thank you for sharing this informative article. Thank ...
  • Wajib Tahu, Ini 3 Dampak Negatif Penyebaran Hoaks Selama Pemilu
    Preview komentar:
    Thank you for sharing this informative article. Thank ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.