Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UMKM Olahan Ikan Ikut Tekan Stunting

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 13:27 WIB | Oleh: Tim Redaksi
UMKM Olahan Ikan Ikut Tekan Stunting Doc: Istimewa.
Ket. Owner UMKM Graha Pratama Fish H. Suhaimi (kiri) dan Dr. Eni Sumiarsih, Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata  Riau (kanan) di sela-sela acara Forum Kapasitas Nasional III tahun 2023, di Jakarta, Jumat (24/11).

JAKARTA - Langkah pemerintah menurunkan angka prevelansi stunting menjadi 14 persen pada 2024 ternyata ikut mendorong Graha Fish Pratama, UMKM binaan Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk menghasilkan produk olahan ikan yang bisa mengatasi masalah stunting ini.

"Kami memiliki abon hasil olahan ikan patin. Ini untuk mengatasi stunting dan juga sudah menembus pasar ekspor sampai Malaysia," ungkap H Suhaimi, Owner UMKM Graha Pratama Fish ketika ditemui disela sela acara Forum Kapasitas Nasional III 2023, di Jakarta, Jumat (24/11).

Dia menjelaskan Graha Fish Pratama merupakan UMKM yang berlokasi di Desa Koto Masjid yang dikenal sebagai Desa Wisata Kampung Patin, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kampar. Kampung patin sudah mendapatkan anugerah desa wisata.

Sentra Pengolahan dan Budi Daya Ikan Patin binaan PHR dengan mitra pelaksana Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau ini menghasilkan anekaragam produk turunan yang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat seperti ikan salai, bakso ikan, nuget, kripik kulit ikan, empek-empek hingga abon patin yang sudah menembus pasar internasional.

Kata H Suhaimi, ada 22 produk olahan ikan patin yang dihasilkan oleh UMKM tersebut. Produk produk itu selain merambah pasar ekspor tentu juga diijual di dalam negeri. Daerah yang menjadi pasarnya seperti Riau, Batam hingga Aceh, serta sejumlah daerah lainnya di Sumatera.

"Dari produk produk olahan ini tahun ini kami meraup omset sekitar 450 juta rupiah dan harapannya terus meningkat setiap tahun,"ujarnya.

Ikan patin yang menjadi bahan bakunya merupakan hasil budidaya masyarakat setempat, baik pembenihannya hingga pakannya dibuat sendiri, yang selanjutnya dibikin menjadi olahan ikan. Sekitar 90 persen dari hasil budidaya patin diolah menjadi produk UMKM.

Adapun karyawan UMKM sendiri berjumlah 16 orang. Sementara semua masyarakat di kampung patin mengembangkan budidaya patin. Jadi UMKM Graha Fish Pratama ini menyerap bahan baku ikan patin dari warga sekitar. Jadi multiplayer effectnya besar sekali untuk masyarakat sini,"ucap H. Suhaimi

Dr. Eni Sumiarsih, Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (Stp Riau) yang merupakan mitra pelaksana desa wisata Riau dengan PHR mengatakan bahan baku semua 22 produk olahan Graha Fish Pratama ini bersumber dari ikan patin dan sangat menjaga isu lingkungan.

"Jadi, zero waste banget sampai kulit ikan patin pun dijadikan kripik dan hasilnya sangat luar biasa,"ucap Eni ketika ditemui di booth Graha Fish Pratama.

Kata dia, di saat sekarang ketika dunia menggencarkan isu ramah lingkungan, produk produk yang zero waste ini sangat diminati pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.