Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenperin Evaluasi RTRW Penajam

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 03:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenperin Evaluasi RTRW Penajam Doc: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. Dirjen Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian Eko Cahyanto.

KALIMANTAN TIMUR - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melakukan evaluasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai daerah mitra Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini dimaksudkan agar selaras dengan konsep pengembangan wilayah ibu kota negara baru Indonesia tersebut.

"Kami sedang evaluasi RTRW Kabupaten Penajam Paser Utara," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional Kemenperin Eko Cahyanto, di Penajam, Selasa (21/11).

RTRW yang disusun Pemkab Penajam Paser Utara, kata dia, harus sejalan dengan potensi pengembangan kewilayahan komersial yang dilakukan Kota Nusantara untuk menarik penanam modal (investor).

RTRW Kabupaten Penajam Paser Utara harus selaras dengan konsep kewilayahan IKN yang meliputi potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, serta menjadi satu kesatuan dengan konsep daerah sekitar Kota Nusantara lainnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menata kawasan industri persiapan menyambut investor dalam kerangka RTRW yang saat ini sedang disusun.

Konsep RTRW yang disusun meliputi wilayah Kelurahan Buluminung dijadikan kawasan industri, kemudian Kelurahan Riko, Sotek, dan Kelurahan Maridan dijadikan kota satelit.

Kelurahan Riko, Sotek, dan Kelurahan Maridan itu juga dijadikan alternatif untuk kawasan tempat tinggal bagi pekerja industri Kabupaten Penajam Paser Utara maupun Kota Nusantara.

Berikutnya kawasan pengembangan penataan kewilayahan dalam RTRW itu berada di sekitar Kantor Bupati Penajam Paser Utara.

Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki potensi industri dapat dikembangkan, seperti minyak kelapa sawit hingga minyak dan gas bumi, kata Eko Cahyanto, serta industri yang berkaitan dengan keberadaan Bandar Udara Naratetama (very very important person/VVIP) penunjang transportasi IKN.

"Di Kabupaten Penajam Paser Utara bisa dibangun biofuel industri, serta tata potensi lainnya satu konsep untuk buka peluang investasi," jelasnya.

Kawasan dalam RTRW Kabupaten Penajam Paser Utara dari kawasan industri hingga kawasan perumahan komersial, sehingga investor yang berinvestasi bisa berskala nasional dan internasional, demikian Eko Cahyanto.

Sebelumnya, Pemkab Penajam Paser Utara menyatakan tengah menyusun RTRW guna menjamin keamanan investor untuk menanamkan modal seiring pembangunan dan perkembangan IKN.

Pemerintah kabupaten, kata Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun sedang menyusun RTRW sebagai salah satu upaya persiapan menyambut penanam modal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.