Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswa Fisip Untan Fasilitasi Seniman Kalbar Pamerkan Karya

📅 Minggu, 19 Nov 2023, 17:52 WIB | Oleh:
Mahasiswa Fisip Untan Fasilitasi Seniman Kalbar Pamerkan Karya Doc: ANTARA/Ira
Ket. Salah satu hasil karya hasil kolaborasi empat komunitas yakni komunitas Imagirupa, Siberdaya, Emehdeyeh, Oikosnomos, yang ditampilkan dalam kegiatan Commweek Spoylight Art Gallery di Port 99 Pontianak, Minggu (19/11)

PONTIANAK - Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Tanjungpura(Untan) Pontianak memfasilitasi seniman di Kalimantan Barat untuk menunjukkan karya seni terbaiknya secara luas melalui kegiatan Commweek Spotlight Art Gallery.

"Kegiatan ini sebagai eksistensi mahasiswa ilmu komunikasi yang bisa menjadi wadah bagi para seniman untuk memamerkan karyanya di Art Gallery," ujar Ketua Panitia Commweek Spotlight Art Gallery Fisip Untan Mutia di Port 99 Pontianak, Minggu (19/11).

Ia menjelaskan dalam kegiatan yang berlangsung pada 18-19 November 2023 pukul 10.00-21.00 WIB di Port 99 Pontianak memamerkan sebanyak 33 karya terdiri atas 17 lukisan, 12 digital art, dan empat karya fotografi.

"Karya yang dipamerkan merupakan karya kolaborasi dari komunitas seni," kata Mutia.

Ketua Komunitas Imagirupa Syech Nauval Salsabil Saman mengatakan hasil karya yang dipamerkan dalam kegiatan Commweek Spotlight Art Gallery merupakan hasil kolaborasi dari empat komunitas dengan karya yang berciri khas budaya Indonesia tepatnya budaya Kalbar.

"Kami mengerjakan karya kolaborasi ini bersama-sama dengan tema yang sudah ditetapkan yaitu tema budaya Indonesia lebih tepatnya tema budaya Kalbar," kata dia.

Syech Nauval menyebutkan ada empat komunitas seni yang berkolaborasi yakni Komunitas Imagirupa, Siberdaya, Emehdeyeh, dan Oikosnomos.

"Objek utamanya digabungkan antara tiga jenis motif adat, yakni motif Melayu, motif Tionghoa, dan motif Dayak," kata dia.

Ia menjelaskan karya seni menampilkan ciri khas dari Indonesia atau dari Kalbar seperti orang utan, burung enggang, rumah adat Dayak dan Melayu, bunga rafllesia, dan lainnya.

"Karya-karya tersebut menampilkan segala keindahan dari adat budaya Indonesia," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.