Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Junta Serang Kota di Rakhine

📅 Jumat, 17 Nov 2023, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Junta Serang Kota di Rakhine Doc: AFP/Mai Nyi
Ket. Serangan Junta I Seorang anggota kelompok etnis bersenjata Ta’ang National Liberation Army (TNLA) berjaga di satu sudut Kota Namhkam di Negara Bagian Shan utara pekan lalu. Pada Kamis (16/11), tentara junta dilaporkan telah melakukan serangan ke sebuah kota di Negara Bagian Rakhine barat yang dikuasai pejuang dari etnis minoritas lokal.

YANGON - Militer Myanmar pada Kamis (16/11 telah menembaki sebuah kota di Negara Bagian Rakhine barat dan menggunakan helikopter untuk menyerang pejuang dari etnis minoritas di sana, kata penduduk dan media lokal.

Pekan ini, pejuang Tentara Arakan (AA) telah melancarkan serangan terhadap pasukan keamanan di Rakhine dan membuka front lain ketika militer memerangi lawan di utara dan timur.

Pejuang AA telah menguasai sepenuhnya Kota Pauktaw, 25 kilometer sebelah timur ibu kota negara bagian Sittwe, kata seorang penduduk yang meminta tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan.

"Militer menembaki kota tersebut dan helikopter menembaki kantor polisi, yang kini ditempati oleh pejuang AA," kata penduduk itu.

Warga tersebut melaporkan mendengar suara tembakan dan tembakan artileri yang hampir terus menerus dan mengatakan banyak orang di kota tersebut telah melarikan diri.

Pada Rabu (15/11) lalu, sekitar 30 polisi di Pauktaw telah menyerahkan diri kepada AA, kata warga lainnya, yang juga meminta untuk tidak disebutkan namanya karena takut akan keselamatan mereka.

"Sebuah kapal Angkatan Laut Myanmar juga terpantau sedang mendekati kota itu dari Sungai Kywegu," media lokal melaporkan.

Tiga orang Rohingya tewas akibat tembakan artileri dalam pertempuran antara AA dan militer pada Selasa (14/11) malam di Kotapraja Minbya di utara Rakhine, kata seorang pemimpin Rohingya setempat pada Kamis.

"Pertempuran telah berlangsung sejak saat itu. Banyak warga Rohingya membutuhkan bantuan untuk mendapatkan makanan dan tempat bersembunyi," kata pemimpin Rohingya itu.

Pejuang AA juga tutur memerangi junta di Negara Bagian Shan utara sebagai bagian dari aliansi kelompok etnis minoritas yang telah merebut kota-kota dan memblokir jalur perdagangan penting ke Tiongkok.

Gencatan senjata antara junta dan AA di Rakhine telah berlangsung hingga pekan ini, meskipun bentrokan sedang berlangsung di wilayah utara.

AA selama bertahun-tahun telah berperang demi otonomi penduduk etnis Rakhine di negara bagian mereka yang lokasinya dekat dengan perbatasan Bangladesh.

Bentrokan antara AA dan militer pada tahun 2019 menyebabkan lebih dari 200.000 orang mengungsi di seluruh Negara Bagian Rakhine, yang merupakan tempat tinggal bagi sekitar satu juta orang.

Keprihatinan Sekjen PBB

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.