Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Siaga Hingga Level Kelurahan di DKI untuk Antisipasi Puncak Musim Hujan

📅 Kamis, 16 Nov 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Siaga Hingga Level Kelurahan di DKI untuk Antisipasi Puncak Musim Hujan Doc: ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta tengah meninjau permukiman warga yang terendam banjir di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (15/11/2023).

Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersiaga hingga di level kelurahan gunapersiapan mitigasi risiko puncak musim hujan yang kemungkinan terjadi pada Februari 2024.

Menurut Ketua subkelompok Urusan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Embai Suhaimi, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan edukasi terhadap para warga kelurahan, termasuk lurahnya, untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta aparatur tingkat kelurahan.

"Artinya kita sudah memberikan beberapa itu semacam pembekalan untuk menjadi kelurahan tangguh bencana. Nah, di situ masyarakat kita bekali dengan suatu saat terjadinya bencana, dari bencana, pra bencana, kemudian saat terjadinya bencana, kemudian setelah," kata Embai dalam acara webinar berjudul Kesiapsiagaan Menghadapi Puncak Musim Hujan dan Rob 2023-2024 yang ditayangkan di kanal Youtube resmi BPBD DKI Jakarta.

Dia menjelaskan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa puncak musim hujan adalah Februari. Oleh karena itu, ujarnya, mereka melakukan sejumlah upaya mitigasi sejak jauh-jauh hari, seperti persiapan di tingkat kelurahan, salah satunya melalui edukasi.

Adapun topik edukasi yang diberikan adalah cara membuat tenda. Selain itu, mereka juga telah memasang sejumlah rambu-rambu kebencanaan di beberapa kelurahan yang dinilai rentan terkena bencana banjir, yaitu sebanyak 20 kelurahan.

BPBD DKI juga sudah mengerahkan anggota-anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana ke kelurahan-kelurahan guna mendekatkan diri pada warga, guna menciptakan kelurahan yang tangguh menghadapi bencana.

Mereka juga telah mengecek dan memastikan kesiapan logistik, seperti perahu-perahu, agar dapat digunakan saat situasi bencana.

"Dan kita sudah membuat titik pengungsian untuk mereka mengevakuasi diri," katanya.

Dia berharap, dengan persiapan-persiapan semacam itu, maka masyarakat dapat mengantisipasi apabila terjadi fenomena-fenomena alam seperti curah hujan yang tinggi yang disebutkan oleh BMKG, serta risiko terjadinya banjir rob yang diprediksi oleh Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal).

Dalam acara yang sama, BMKG mengatakan bahwa pihaknya memprediksi puncak musim penghujan pada Februari. DKI Jakarta memiliki curah hujan yang rendah dibandingkan daerah sekitarnya, namun perlu mewaspadai curah hujan tinggi dari arah selatan DKI Jakarta, yaitu Bogor dan sekitarnya. Selain itu, hujan di arah selatan DKI Jakarta datang lebih awal dibandingkan hujan di Jakarta.

"Meski, DKI itu sendiri kategori prediksi masih rendah, kemudian menengah, tapi ternyata untuk wilayah selatan, kategorinya tinggi, untuk Desember, Januari 2024 dan apalagi Februari tahun depan," ujar Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Miming Saepudin.

Dia menjelaskan, curah hujan yang tinggi, apabila disertai dengan rob, makanya risiko terjadinya genangan dan banjir sangat tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1 jam lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...
Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...
Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.