Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Studi: Ibu Hamil yang Divaksin Covid Bisa Kurangi Risiko Kematian Bayinya

📅 Senin, 13 Nov 2023, 19:10 WIB | Oleh:
Studi: Ibu Hamil yang Divaksin Covid Bisa Kurangi Risiko Kematian Bayinya Doc: istimewa
Ket. Para dokter di Singapura sepenuhnya mendukung perempuan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 atau suntikan booster selama kehamilan.

SINGAPURA - Temuan penelitian terbaru menyebutkan, bayi yang ibunya mendapat vaksin mRNA Covid-19 selama kehamilan memiliki risiko kematian neonatal dan perawatan intensif neonatal yang lebih rendah.

Temuan dari penelitian skala besar di Ontario, Kanada, terhadap lebih dari 142.000 kelahiran hidup ini diterbitkan dalam Journal of American Medical Association (Jama) pada Oktober.

Dikutip dari The Straits Times, studi ini menemukan dibandingkan dengan bayi yang ibunya belum menerima vaksin Covid-19, 85.670 bayi yang ibunya telah menerima setidaknya satu vaksin mRNA selama kehamilan, memiliki risiko 14 persen lebih rendah terhadap penyakit parah, risiko kematian 78 persen lebih rendah, dan 78 persen lebih rendah risiko kematian. 15 persen lebih kecil kemungkinannya untuk membutuhkan perawatan intensif dalam 28 hari pertama kehidupan mereka.

Penelitian yang mengamati bayi hingga usia enam bulan ini tidak menemukan efek samping dari vaksin tersebut. Para dokter di sini sepenuhnya mendukung perempuan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 atau suntikan booster selama kehamilan.

Baik Rumah Sakit Wanita dan Anak Singapura maupun Rumah Sakit Universitas Nasional tidak mengetahui tingkat penggunaan vaksin di antara pasien mereka, namun Rumah Sakit Umum Singapura mengatakan, hampir semua, jika tidak semua, pasiennya menerima vaksin tersebut.

"Karena perubahan kekebalan selama kehamilan, wanita hamil cenderung mengalami kondisi yang lebih buruk jika mereka tertular Covid-19 selama kehamilan, dibandingkan dengan kelompok yang tidak hamil," kata Pamela Partana dari Departemen Obstetri dan Ginekologi, Rumah Sakit Umum Singapura.

Sedangkan Erene Thain, konsultan Pengobatan Janin Ibu di Rumah Sakit Wanita dan Anak, mengatakan, selama pandemi, ibu hamil pengidap Covid-19 yang tidak divaksinasi perlu dirawat di rumah sakit selama dua atau tiga minggu, sedangkan yang sudah divaksinasi bisa dirawat di rumah.

Ia menjelaskan, selama hamil, perempuan berisiko lebih besar terkena penyakit parah jika tidak divaksinasi dan tertular Covid-19.

"Hal ini mungkin disebabkan oleh perubahan pada kehamilan seperti peningkatan detak jantung dan asupan oksigen, penurunan kapasitas paru-paru, peningkatan risiko tromboemboli vena, dan lain-lain," ujarnya.

Tromboemboli vena atau penggumpalan darah di pembuluh darah, dapat menyebabkan penggumpalan di paru-paru, sehingga menghambat aliran darah."Hal ini, berpotensi mengancam jiwa," kata Thain.

Dia juga mengatakan vaksin Covid-19 menghasilkan produksi antibodi pada wanita hamil yang dapat diberikan kepada bayinya, sehingga mengurangi kemungkinan rawat inap terkait Covid-19 dan komplikasi serius pada bayi berusia enam bulan atau lebih muda.

Konsultan senior penyakit menular anak di Rumah Sakit Wanita dan Anak Singapura, Yung Chee Fu, menambahkan vaksinasi tidak hanya melindungi wanita hamil dari penyakit parah, tetapi juga dari hasil persalinan yang buruk.

"Ada bukti ilmiah yang kuat manfaat menerima vaksinasi Covid-19 selama kehamilan jauh lebih besar daripada risikonya," ujar Low Jia Ming dari Khoo Teck Puat, Institut Medis Anak Universitas Nasional.

Hampir 90 persen penduduk di sini telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19, dan lebih dari 80 persen telah menerima tiga dosis vaksin yang dianggap memberikan perlindungan minimum bagi Singapura.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.