Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hadapi Kemajuan Transportasi, Ditjen Hubdat Lakukan Pembaharuan Informasi dan Peningkatan SDM

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Hadapi Kemajuan Transportasi, Ditjen Hubdat Lakukan Pembaharuan Informasi dan Peningkatan SDM Doc: istimewa
Ket. Rakornis bidang perhubungan darat tahun 2023 yang diselenggarakan pada 8-9 November 2023, di Bandung.

JAKARTA - Teknologi transportasi berkembang dengan pesat. Tidak ingin tertinggal, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan terus melakukan perbaharuan informasi dan peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki.

Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugianto saat memberikan pengarahannya pada kegiatan rapat koordinasi teknis (Rakornis) bidang perhubungan darat tahun 2023 yang diselenggarakan pada 8-9 November 2023, di Bandung dengan mengusung tema Kolaborasi Kebijakan untuk Transportasi Darat yang Inklusif dan Berkelanjutan.

Menurut Hendro, untuk mengurangi polusi di kota-kota besar Indonesia, pemerintah terus mengembangkan teknologi transportasi, di antaranya melalui kendaraan listrik. Tidak sampai di situ, pemerintah juga melengkapinya dengan aturan-aturan pendukungnya.

"Ke depannya teknologi transportasi publik juga berkembang dengan pesat, dan hal ini menjadi tantangan bagi kita sebagai aparatur pemerintah untuk bisa mengikutinya dengan menyesuaikan terhadap peraturan yang ada. Kita dituntut memiliki kesiapan dan kemampuan sumber SDM yang terbaik. Karenanya kami berharap Rakornis ini menjadi sarana update informasi dan peningkatan kemampuan kita semua," kata Hendro dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/11).

Ia menuturkan tidak hanya mempersiapkan kemajuan transportasi di dalam negeri saja, saat ini kemajuan transportasi juga terjadi di tingkat regional. Di mana jalan bebas hambatan di antara negara Asean telah dibangun, sehingga transportasi darat di kawasan regional ini akan terhubung. Hal yang serupa juga terjadi di daerah perbatasan seperti di Indonesia dengan Malaysia, dan Indonesia dengan Timor Leste.

"Karenanya kebijakan transportasi di tingkat Nasional harus disikapi dengan baik, sehingga tuntutan masyarakat terhadap pelayanan transportasi yang diinginkan dibidang kecepatan dan kenyaman dapat diberikan," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Amirulloh saat membacakan laporannya menyampaikan pada Rakornis akan diangkat beberapa isu penting. Pertama, persiapan pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun Baru 2023/2024. Kedua, implementasi Undang Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Ketiga, penajaman ketatalaksanaan tugas pokok dan fungsi organisasi di lingkungan Ditjen Perhubungan Darat. Keempat, pembahasan organisasi dan tata kerja, diskusi advokasi hukum di lingkungan Kementerian Perhubungan serta diskusi terkait manajemen konstruksi.

"Menjelang penghujung tahun, angkutan Natal dan Tahun Baru adalah salah satu highlight terkait dengan akan meningkatnya perjalanan yang dilakukan oleh masyarakat dikarenakan adanya hari raya dan liburan akhir tahun," ujar Amirulloh.

Adapun, pada kegiatan ini juga diberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dengan kategori kontribusi pemberian subsidi penyelenggaraan angkutan perkotaan terbaik, yaitu : 1. Provinsi D.I. Yogyakarta 2. Provinsi Aceh 3. Kota Semarang 4. Kota Padang, dan 5. Kota Pekanbaru.

Kemudian, diberikan juga penghargaan kepada Penyelenggaran Pengujian Kendaraan Motor terbaik, yaitu : 1. UPUBKB Pulogadung, Provinsi DKI Jakarta 2. UPUBKB Kota Tangerang, dan 3. UPUBKB Tandes, Kota Surabaya.

Dalam hal mempersiapkan Angkutan Nataru 2023/2024, Direktur Lalu Lintas Jalan, Ahmad Yani memaparkan prediksi peningkatan pergerakan orang sebesar 5% yang mengacu pada Angkutan Lebaran 2023.

Prediksi puncak Arus Mudik I akan terjadi pada 22-23 Desember 2023 lalu prediksi puncak Arus Balik I akan terjadi pada 26-27 Desember 2023, sedangkan prediksi Puncak Arus Mudik II akan terjadi pada 29-30 Desember 2023 dan Prediksi Puncak Arus Balik II akan terjadi pada 1-2 Januari 2024.

"Kami juga telah memetakan kiranya isu-isu strategis saat Nataru nanti di antaranya potensi kemacetan di kawasan wisata, ramp check, penumpukan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan, penjualan tiket online, antipasi cuaca buruk dan kesiapan jalur alternatif," katanya.

Ditjen Perhubungan Darat bersama-sama seluruh pemangku kepentingan terkait akan terus berupaya menciptakan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023/2024 yang aman, nyaman dan selamat bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

34 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.