Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

El Nino Belum Berakhir, Kekeringan dan Kebakaran Berisiko Makin Parah Tahun Depan

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Saat ini ilmuwan-ilmuwan dunia sedang harap-harap cemas, mengkhawatirkan El Nino bisa menguat seperti 'gorila' yang mengamuk melampaui perkiraan.

Indonesia harus mempertimbangkan cuaca panas akibat El Nino dapat berkepanjangan. Panasnya bisa begitu kuat, bahkan bisa melebihi kejadian-kejadian sebelumnya.

Ini dipengaruhi dengan kenaikan suhu rata-rata permukaan Bumi. Saat El Nino 2015-2016, kenaikan suhu permukaan Bumi belum mencapai 1°C.

Saat ini, suhu terpanas Bumi sudah mencapai 1,2°C. Kita harus bersiap dengan El Nino yang semakin mencengkeram. Selalu ada kemungkinan pemanasan ekstrem akibat El Nino terus bertahan dan tidak mudah meluruh.

Perhatian Indonesia sampai sekarang masih terbagi karena adanya Pemilihan Presiden-Wakil Presiden 2024. Perhelatan akbar ini biarlah berjalan, tapi jangan mengurangi fokus kita untuk mencegah dan menanggulangi dampak terburuk El Nino tahun depan.

Tahun ini, kita menyaksikan kebakaran hutan dan lahan telah melebihi 600 ribu hektare-tertinggi sejak pandemi. Kekeringan sudah terjadi di ratusan wilayah, diikuti dengan kenaikan harga pahan pokok. Bendungan mengering sehingga listrik di beberapa wilayah byar-pet.

Kita membutuhkan usaha ekstra dari semua kalangan untuk mencegah agar beragam dampak tersebut tidak meluas pada tahun depan.The Conversation

Erma Yulihastin, Researcher, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.