Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nadiem Dukung Penciptaan Talenta Potensial untuk Sepak Bola Indonesia

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nadiem Dukung Penciptaan Talenta Potensial untuk Sepak Bola Indonesia Doc: kemdikbud.go.id

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mendukung penciptaan talenta-talenta potensial di bidang sepak bola Indonesia, terutama dari generasi muda melalui Gala Siswa Indonesia (GSI).

"Salah satu kunci perwujudan talenta berbakat adalah kualitas ekosistem pembinaan yang berkualitas dan berkelanjutan," kata Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dalam keterangan di Jakarta, Selasa (31/10).

GSI adalah ajang kompetisi sepak bola bagi para peserta didik jenjang sekolah menengah pertama (SMP) yang diselenggarakan setiap tahun sekali secara berjenjang mulai kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Ajang ini menjangkau 38 provinsi dan melibatkan Dinas Pendidikan dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan di daerah.

GSI merupakan salah satu ajang dari 40 ajang talenta di bidang riset-inovasi, seni-budaya, dan olahraga, yang diselenggarakan Kemendikbudristek melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

GSI bagian implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, sekaligus implementasi kebijakan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan implementasi Manajemen Talenta Nasional (MTN) di bidang olahraga.

Mendikbudristek mengatakan GSI bertugas untuk mengidentifikasi bibit-bibit unggul talenta potensial untuk mendukung pencapaian olahraga prestasi sepak bola nasional melalui pembinaan atlet jangka panjang.

"Saya yakin acara ini menjadi wadah yang melahirkan bibit-bibit sepak bola. GSI juga sebagai perwujudan semangat Merdeka Belajar dalam mengembangkan potensi dan minatnya," kata Mendikbudristek Nadiem.

Kepala BPTI Asep Sukmayadi menuturkan GSI adalah kawah candradimuka untuk menanamkan karakter kinerja dan moral peserta didik yang sportif, jujur, tangguh, pekerja keras, kolaboratif, serta menumbuhkan karakter kebangsaan, patriotik, penuh persahabatan, dan cinta Tanah Air.

Untuk GSI 2023 telah dilaksanakan beberapa waktu lalu dengan Provinsi Lampung sebagai juara pertama, Jawa Tengah di posisi kedua, DI Yogyakarta posisi ketiga, dan DKI Jakarta di posisi keempat.

Pelatih Indra Sjafri yang juga menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI mengatakan GSI dimasukkan ke dalam grand desain sepak bola Indonesia sampai tahun 2038 yaitu kompetisi lewat dunia pendidikan akan menjadi tulang punggung pembinaan sepak bola Indonesia.

Ia menjelaskan terdapat faktor-faktor untuk menciptakan kualitas persepakbolaan Indonesia menjadi lebih baik yaitu adanya gotong-royong oleh seluruh pihak dalam menyediakan infrastruktur, kurikulum, pengembangan pelatih, pengembangan pemain, dan kompetisi.

"Di mulai dari menyediakan lapangan bagus di pedesaan karena anak-anak yang bertalenta olahraga membutuhkan banyak ruang untuk bergerak dan berolahraga," kata Indra. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
BNPB: Sebanyak 2.533 Rumah ...

Menanti Data Inflasi AS, 25 Juni 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Menanti Data Inflasi AS, 25...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 6
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.