Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini yang Dilakukan Pemerintah untuk Kendalikan Inflasi

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 00:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Pemerintah untuk Kendalikan Inflasi Doc: ANTARA/Imamatul Silfia
Ket. Arsip foto - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu saat ditemui di DPR RI di Jakarta, Selasa (30/5/2023).

Jakarta - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan pemerintah fokus pada upaya menjaga stabilitas pasokan pangan untuk mengendalikan inflasi.

"Sebagai respons cepat dalam mengendalikan harga pangan, Pemerintah berupaya memitigasi dampak El Nino melalui upaya stabilisasi pasokan terutama komoditas strategis agar ekspektasi inflasi dapat terjaga," kata Febrio di Jakarta, Rabu.

Pernyataan itu merespons inflasi tahunan Oktober 2023 yang tercatat sebesar 2,56 persen (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibanding inflasi tahunan September sebesar 2,28 persen yoy.

Kenaikan tersebut didorong oleh inflasi harga pangan bergejolak (volatile food) yang naik menjadi 5,54 persen dari 3,62 persen.

Febrio menjelaskan, di tengah musim kemarau yang panjang akibat dampak El Nino, produksi pangan secara umum menurun sehingga beberapa komoditas mengalami peningkatan harga, seperti beras dan aneka cabai.

Di samping menjaga pasokan, pemerintah juga menyiapkan kebijakan operasi pasar, gelar pangan murah, dan intervensi harga yang terus konsisten dilakukan untuk dapat menjaga inflasi.

Sementara itu, inflasi harga diatur pemerintah (administered price) juga tercatat naik tipis menjadi 2,12 persen yoy dari angka 1,99 persen yoy seiring dengan harga minyak mentah yang masih tinggi. Sedangkan perlambatan inflasi inti masih berlanjut mencapai 1,91 persen yoy dari 2,00 persen yoy pada September 2023.

Febrio memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus dioptimalkan sebagaishock absorber, terutama di tengah tekanan yang disebabkan fenomena El Nino saat ini.

"Pemerintah memberikan tambahan perlindungan sosial, antara lain dengan menambahkan bantuan beras hingga akhir tahun 2023 dan menggulirkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino untuk bulan November-Desember guna menjaga daya beli kelompok miskin dan rentan," jelas Febrio.

Diketahui, inflasi bulanan pada Oktober tercatat sebesar 0,17 persen (month-to-month/mtm), di mana terjadi peningkatan indeks harga konsumen (IHK) dari 115,44 pada September 2023 menjadi 115,64 pada Oktober 2023.

Dengan perkembangan tersebut, inflasi tahun ke tahun mencapai 2,56 persen (year-on-year/yoy) dan inflasi tahun kalender 1,80 persen (year-to-date/ytd).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Memperbaiki Udara Jakarta, ...
Megapolitan
Polisi Gagalkan Peredaran N...

Blok M Diharapkan Menjadi Kawasan Percontohan Udara Bersih

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Blok M Diharapkan Menjadi...

Jakarta Terus Berupaya Memperbaiki Udara

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Memp...
Megapolitan
Sumber Daya Hayati Berkelan...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 6
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.