Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hingga Triwulan III, HAIS Bukukan Laba Bersih Rp118,97 Miliar 

📅 Minggu, 29 Okt 2023, 17:25 WIB | Oleh:
Hingga Triwulan III, HAIS Bukukan Laba Bersih Rp118,97 Miliar  Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Armada milik PT Hasnur Internasional Shipping Tbk.

JAKARTA - PT Hasnur Internasional Shipping Tbk sukses membukukan laba bersih sebesar Rp118,97 miliar periode awal tahun hingga triwulan III-2023 (Januari-September 2023), tumbuh 51,60% dibandingkan dengan perolehan pada periode Januari-September 2022 sebesar Rp78,48 miliar.

Direktur Keuangan PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. Rickie mengatakan bahwa perolehan laba bersih tersebut ditopang oleh kesuksesan Perseroan membukukan pendapatan yang mencapai Rp680,92 miliar pada periode Januari-September 2023 atau tumbuh sebesar 25,80% dari Rp541,29 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

"Perseroan juga berhasil membukukan laba usaha pada periode Januari-September 2023 sebesar Rp125,93 milliar, tumbuh sebesar 47,69% dibanding perolehan laba usaha periode yang sama pada 2022 yang sebesar Rp85,27 miliar," kata Rickie dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/10).

Ia menambahkan perseroan senantiasa berupaya menjaga tren pertumbuhan kinerja keuangan Perusahaan di tengah dinamika yang terjadi di sektor pertambangan, khususnya tambang batu bara, di mana batu bara menjadi komoditi utama yang diangkut oleh kapal-kapal Perseroan.

Menurut Rickie upaya tersebut dilakukan dengan mengutamakan efektivitas, operational excellence, dan optimalisasi pelayanan terhadap pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya sehingga dapat berdampak positif terhadap kelancaran bisnis Perseroan.

"Pertumbuhan pendapatan Perseroan seiring dengan pertumbuhan kinerja operasional, di mana terdapat peningkatan jumlah muatan kargo sebesar 19,58% pada periode Januari-September 2023 menjadi 8,11 juta metrik ton (MT) kargo dari 6,79 juta MT pada periode yang sama tahun sebelumnya," katanya.

Pada periode Januari-September 2023 lalu, kata Rickie muatan kargo didominasi oleh kargo batu bara sebesar 97,87% dan sisanya mengangkut kargo gypsum, dan kayu. Adapun segmen usaha pelayaran menjadi kontributor utama pertumbuhan kinerja dengan kontribusi 98,04% yaitu sebesar Rp667,56 miliar terhadap total pendapatan, sedangkan 1,96% dikontribusikan dari segmen usaha bongkar muat.

"Hingga akhir 2023, Perseroan yakin dapat melampaui target jumlah muatan kargo yang sebesar 10,14 juta MT, atau naik 14,12% dari target muatan pada 2022 yang sebesar 8,89 juta MT," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.