Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perubahan Iklim Tempatkan Dunia di Ambang Titik Kritis

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 00:03 WIB | Oleh:
Perubahan Iklim Tempatkan Dunia di Ambang Titik Kritis Doc: ISTIMEWA

SINGAPURA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Rabu (25/10), memperingatkan kondisi lingkungan dunia sedang menuju titik kritis yang menyebabkan kerusakan permanen pada pasokan air dan sistem pendukung kehidupan lainnya.

Institut Lingkungan dan Keamanan Manusia Universitas PBB atau UN University's Institute for Environment and Human Security (UNU-EHS) melaporkan perubahan iklim dan penggunaan sumber daya yang berlebihan telah menempatkan dunia di ambang enam titik kritis yang saling berhubungan yang dapat memicu perubahan mendadak dalam sistem pendukung kehidupan dan mengguncang fondasi masyarakat.

"Setelah ambang batas ini terlampaui, sistem akan gagal berfungsi seperti biasanya, dan ada risiko baru yang menyebar, dan risiko baru ini dapat berpindah ke sistem lain," kata peneliti UNU-EHS, Jack O'Connor, penulis utama laporan tersebut.

"Kami memperkirakan hal ini akan terjadi karena sudah terjadi di beberapa wilayah," katanya.

Seperti dikutip dari The Straits Times, dalam laporan yang diterbitkan menjelang pembicaraan iklim atau Conference of the Parties 28 (COP-28) pada November, mengidentifikasi percepatan laju kepunahan, penipisan air tanah, pencairan gletser, dan panas ekstrem sebagai ancaman utama yang saling berhubungan.

Laporan juga memperingatkan bahwa satu juta tanaman dan hewan dapat musnah dalam beberapa dekade.

"Hilangnya spesies-spesies penting akan memicu kepunahan spesies-spesies yang bergantung pada ekosistem, dan meningkatkan kemungkinan keruntuhan ekosistem," ujarnya.

Banyak akuifer terbesar di dunia sudah terkuras lebih cepat dibandingkan kemampuan untuk mengisinya kembali, dan Arab Saudi, India, dan Amerika Serikat (AS) sudah menghadapi risiko besar. Limpasan dari pencairan gletser juga akan menurun.

"Panas menyebabkan kita mengambil lebih banyak air tanah karena kekeringan," kata Caitlyn Eberle, penulis utama lainnya.

"Banyak dari gletser di Pegunungan Rocky, Himalaya, dan Andes mengalir ke sungai-sungai dan sistem air tanah, sehingga ketika gletser-gletser tersebut hilang maka semakin sedikit air yang tersedia," terang Eberle.

Puing Ruang Angkasa

Para peneliti juga memperingatkan akan semakin besarnya risiko yang ditimbulkan oleh puing-puing ruang angkasa, dengan tabrakan yang akan membuat orbit Bumi tidak dapat digunakan dan membuat aktivitas luar angkasa di masa depan, termasuk pemantauan satelit terhadap ancaman lingkungan, menjadi tidak mungkin dilakukan.

Pada titik kritis lainnya, memburuknya bahaya iklim kini membuat asuransi menjadi tidak terjangkau, dengan setengah juta rumah di Australia saja akan tidak dapat diasuransikan pada 2030.

"Setelah poin ini terlampaui, masyarakat tidak akan memiliki jaring pengaman ekonomi ketika terjadi bencana," kata laporan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

13 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.