Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Urban Farming' untuk Tekan Polusi Udara

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 05:23 WIB | Oleh:
“Urban Farming' untuk Tekan Polusi Udara Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
Ket. Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M Anwar tengah memanen tomat hasil urban farming di Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (24/10/2023).

JAKARTA - Programurban farming(pertanian kota) akan terus digalakkan guna menekan polusi udara dan memperkuat ketahanan pangan. "Kita akan melibatkan sektor usaha dalam menggalakkanurbanfarming," kataWali Kota Jakarta Timur, M Anwar, Selasa (24/10).

Dia mengatakan inisaat panentomat diKelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Lahan budi daya tomat seluas 1,7 hektare itu merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan setempat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Anwardalam sambutannya mengajak perusahaan-perusahaan yang berada di Jakarta Timur dan warga ikut melakukan pertanian perkotaan. "Tentu ini sangat baik. Kami harapkan semua perusahaan Jakarta Timur yang masih memiliki lahan agar menggalakkan urban farming," ujarnya.

Kegiatanpertanian perkotaanmerupakan arahan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk menekan polusi dan menjaga ketahanan pangan. "Ketika cabai, tomat, dan bawang mahal, warga bisa memulai membuat ketahanan pangan dengan menanam sendiri dalam urban farming," ujar Anwar.

Dalam kegiatan itu, Anwar bersama jajaran Pemkot Jaktim memanen tomat serta membagikan hasilnya ke warga setempat dan pengelola urban farmingtersebut. Sementara itu, Lurah Kayu Putih, Tuti Sugihastuti, menuturkan terbentuknya urban farmingtersebut berdasarkan arahan Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono.

Heru mendorong masyarakat memanfaatkan lahan tidur menjadi bermanfaat. Sebab ini juga bermanfaat terutama untuk mengurangi polusi udara dan ketahananpangan masyarakat. "Kami menindaklanjuti instruksi Gubernur. Tiap-tiap wilayah diwajibkan memiliki lokasiurban farming. Kebetulan di Kelurahan Kayu Putih ada lahan seluas 1,7 hektare milik perusahaan. Kemudian mereka menciptakan kebun di tengah kota," kata Tuti.

Urban farming tersebut tak hanya untuk membantu ketahanan pangan dengan tanaman produktif seperti padi, cabai, tomat, sayur-sayuran dan buah-buahan, tapi juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat meminimalkan banjir. "Jadi kita memanfaatkan lahan tidak hanya satu tujuan. Sebab di sini titik genangan sehingga air bisa diserap. Maka, urban farming paling tidak meminimalkan genangan dan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan," ucap Tuti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.