Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Cermati Penyakit Cacar Monyet

📅 Senin, 23 Okt 2023, 05:23 WIB | Oleh:
DKI Cermati Penyakit Cacar Monyet Doc: ANTARA/HO- sutterstock
Ket. Ilustrasi - Cacar monyet atau mpox.

JAKARTA - Dalam rangka mencegah kasus cacar monyet (monkeypox) Kemenkes bekerja sama Pemprov Jakarta terus mencermati perkembangan kasus ini. "Kemenkes dan Dinas Kesehatan Jakarta mendeteksi agar tidak meluas," jelas Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan Jakarta, Ngabila Salama, Minggu (22/10).

Lengkapnya, dia melakukan detect, prevent (cegah), respond (tanggap) untuk cegah kasus cacar monyet meluas. Upaya deteksi dini untuk diobati juga dilakukan. Pemerintah sudah menerbitkan Surat Edaran tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Cacar Monyet.

Penemuan kasus aktif tidak hanya pada kontak erat kasus, tetapi juga suspek bergejala yang datang ke fasilitas kesehatan segera diperiksa PCR, jika memenuhi kriteria suspek atau terduga. Jika hasilnya menunjukkan positif, segera diperiksa lanjutan melalui whole genome sequencing (WGS) atas instruksi Kementerian Kesehatan.

Untuk saat ini, tingkat kematian case fatality rate (CFR) sekitar 1 persen. Ini berarti dari 100 kasus positif, satu meninggal. "Mayoritas karena infeksi sekunder dan kondisi imunitas rendah untuk kelompok berisiko seperti LSL atau lelaki suka lelaki, ibu hamil, ibu menyusui, anak dan lansia," ujar Ngabila.

Kemudian, upaya preventif seperti vaksinasi mulai dilakukan untuk 500 orang kelompok berisiko di Jakarta selama sepekan ke depan. Setiap orang diberikan dua dosis, selang empat pekan. Sebab saat ini stok vaksin monkeypox hanya 1.000 dosis untuk 500 orang.

Dinkes juga sosialisasi dan edukasi masif pencegahan sakit dengan cara-cara berikut. Pola hidup bersih dan sehat (PHBS), memakai masker, cuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Menghindari kontak kulit dan luka. Hindari, berhubungan seksual yang aman, sehat dan bersih. Hindari hubungan seksual jika sedang sakit atau bergejala.

Selain itu, setiap kontak erat juga dipantau gejalanya setiap hari oleh Puskesmas Kecamatan. Jika bergejala dilakukan pemeriksaan laboratorium. Sedangkan untuk antisipasi masif untuk memutus mata rantai penularan maka setiap kasus positif langsung diisolasi di rumah sakit walaupun kasusnya ringan.

Adapun riwayat catatan perjalanan kasus cacar monyet antara ada lain satu kasus bulan Agustus 2022. Pasien dinyatakan sembuh dan satu kasus tanggal 13 Oktober 2023.

Satu kasus lagi 19 Oktober 2023 (pasien masih menjalani isolasi di rumah sakit). Lalu, empat kasus 21 Oktober 2023 masih dalam proses rujukan menjalani isolasi di rumah sakit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.