Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nelayan di Mukomuko Panen Ikan Layur

📅 Minggu, 15 Okt 2023, 19:57 WIB | Oleh:
Nelayan di Mukomuko Panen Ikan Layur Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Tumpukan ikan layur di Pantai Indah Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Minggu (15/10).

BENGKULU - Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, menyebutkan para nelayan di daerah itu, tepatnya di Pantai Indah Mukomuko (PIM), Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, panen ikan "beledang" atau layur sejak seminggu terakhir.

"Sejak seminggu ini hasil tangkapan nelayan cukup lumayan, ada satu kapal mencapai satu ton, apabila dikalkulasikan bisa mencapai 50 ton per hari," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko Warsiman di Mukomuko, Minggu.

Ia menyebutkan lebih dari 100 unit kapal nelayan Pantai Indah Mukomuko, hampir sekitar 80 unit kapal di antaranya yang aktif melaut.

Ia mengatakan, ada satu kapal yang mendapatkan satu ton per hari, ada yang cuma dapat 350 kilogram per hari, tetapi kalau rata-rata setiap kapal mendapat sebanyak 700 kg per hari.

Kalau harga ikan layur ini, katanya, tergantung dengan ukuran. Harga ikan berukuran besar lebih mahal dibandingkan ikan ukuran kecil.

"Harga ikan layur ukuran besar mencapai Rp30 ribu per kg karena ikan ukuran ini diekspor keluar daerah dan ikan kecil Rp15 ribu per kg," ucapnya.

Ia mengatakan sebagian ikan layur ini ada yang dikemas dalam kardus untuk dikirim ke China. Kardusnya sudah disiapkan oleh pengepul yang punya gudang ikan di wilayah ini.

Terkait dengan kondisi cuaca di perairan laut daerah ini sejak beberapa hari terakhir, katanya, sedang bagus, tetapi masih ada ombak besar dan angin kencang.

"Kalau cuaca di perairan laut daerah ini belum sepenuhnya stabil. Tetapi cuaca tidak ekstrem seperti sebelumnya," ucapnya.

Nelayan di Pantai Indah Mukomuko sebelumnya panen ikan bawal. Nelayan di wilayah ini sebelumnya mendapatkan ikan bawal sebanyak lima ton per hari.

Ia menyatakan panen ikan bawal sebanyak itu selain dijual oleh nelayan kepada masyarakat setempat, juga dijual keluar daerah seperti di Kota Bengkulu hingga ke Provinsi Sumatera Barat.

Sedangkan harga jual ikan bawal di tingkat nelayan setempat saat ikan tersebut melimpah sekarang ini turun dari sebesar Rp80 ribu per kilogram menjadi Rp50-Rp60 per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.