Manfaat Olahraga Lari untuk Kesehatan Mental
📅 Minggu, 15 Okt 2023, 13:00 WIB | Oleh: Rivaldi Dani RahmadiRuhe, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, menyarankan agar antidepresan harus disertai dengan peningkatan aktivitas fisik, dan ingin melihat penelitian di masa depan untuk melihat hasil dari penggunaan antidepresan dan lari secara bersamaan.
Para penulis penelitian menyadari bahwa memotivasi orang untuk tetap berolahraga bukanlah tugas yang mudah. Ruhe menunjukkan bahwa perubahan pola gaya hidup dan mulai berlari secara teratur dapat menjadi sangat sulit bagi individu yang mengalami depresi, yang kesehatan mentalnya sangat mengganggu dorongan motivasi.
Agar efektif, terapi lari harus lebih dari sekadar menyuruh seseorang untuk "lari", penting untuk mengawasi dan melatih orang secara memadai, menurut Penninx.
Ia menambahkan bahwa lari mungkin tidak cocok untuk semua orang, dan individu yang mengalami depresi bisa mendapatkan manfaat yang sama dari aktivitas lain yang mereka sukai, seperti bersepeda, berenang, atau olahraga seperti sepak bola atau tenis. Melakukan aktivitas fisik dengan orang lain juga dapat membantu meningkatkan motivasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hasil studi yang dipresentasikan di ECNP (yang awalnya dipublikasikan di Journal of Affective Disorders pada Mei 2023) dikembangkan dari penelitian sebelumnya yang menunjukkan manfaat kesehatan mental dari olahraga. Analisis terhadap 21 uji coba acak mengenai olahraga dan depresi yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine pada September 2022 tidak menemukan perbedaan antara olahraga dan intervensi farmakologis dalam mengurangi gejala depresi pada orang dewasa dengan depresi ringan. Bagi seseorang dengan depresi berat, olahraga saja mungkin tidak cukup.
Karena penelitian ini relatif terbatas dalam ukuran dan tidak sepenuhnya diacak (peserta memilih terapi mereka), Penninx ingin melakukan penelitian dalam skala yang lebih besar, studi multi-situs dengan pengacakan yang lebih ketat dan mengevaluasi kombinasi terapi lari dan obat antidepresan.
"Tidak ada 'pengobatan ajaib' untuk depresi yang berhasil untuk semua orang," tutur Penninx.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jika kita memiliki lebih banyak pilihan dalam arsenal pengobatan kita, maka akan ada pilihan bagi pasien, dan pengobatan juga dapat dikombinasikan untuk mencapai hasil yang terbaik," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!