Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerja Sama Antisipasi 'Bullying'

📅 Sabtu, 14 Okt 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Kerja Sama Antisipasi 'Bullying' Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
Ket. Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Iin Mutmainah (kanan) saat berbincang dengan Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur di Kantor Wali Kota Jaktim, Kamis (12/10/2023).

JAKARTA - Dalam upaya mencegah tawuran,perundungan (bullying), dan kenakalan remaja lainnya di sekolah, Pemkot Jakarta Timur dan unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur bersinergi.

"Mudah-mudahan dengan kolaborasi, persoalan tawuran dan perundungan di sekolah bisa ditekan," kata Wakil Wali Kota Jaktim, Iin Mutmainah, Jumat (13/10). Ke depan, Pemkot Jakarta Timur akan membina berdiskusi bersama guru dan siswa negeri maupun swasta.

Diskusi juga akan dilakukan dengan masyarakat serta orang tua awal November.

Beberapa upaya sudah dilakukan, seperti pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Antitawuran hingga pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) apabila melanggar aturan sekolah.

Iin berharap dengan membangun sinergi bersama semua pihak dapat mengatasi beragam persoalan kenakalan anak sekolah. Pembinaan dilakukan dengan antisipasi sejak awal. Mitigasi risiko agar anak-anak Jakarta Timur tidak bertindak negatif.

Sementara itu, Kepala Unit Kanit PPA, Iptu Sri Yatmini, mengatakan kepolisian siapmembantu mengantisipasi perilaku negatif pelajar. Dia segera memberikan edukasi langsung kepada guru, anak sekolah, dan orang tua untuk mencegah tindakan negatif yang mengarah kriminalitas.

"Ini tugas kita bersama. Kita menjadi alat negara untuk menyelamatkan anak-anak penerus bangsa," ujarnya. Perundungan telah banyak mencemaskan orang tua karena korban sudah banyak. Bahkan tidak sedikit yang mengambil jalan pintas dengan bunuh diri.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono menginstruksikan guru dan tenaga pendidikmencegah perundungan siswasekolah. "Saya titip setiap sekolah jangan ada lagibullying. Mulai sekarang dikontrol dan dicek," tegas Heru. Dia mengatakan ini saat berkunjung ke SMP Negeri 193, Kelurahan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur.

Heru minta Dinas Pendidikan secara berkesinambungan mengawasi untuk memastikan sekolah-sekolah menjalankan kebijakan mencegah perundungan. Dalam kunjungan tersebut, Heru menyapaguru dan siswa. Heru memberi semangat agar terus berprestasi.

"Saya menyapa guru-guru untuk memberikan semangat. Saya juga mengecek Kartu Jakarta Pintar dan kurikulum merdeka di sekolah penggerak," ujar Heru. Menurut Heru, SMPN 193 ini merupakan salah satu sekolah penggerak kurikulum merdeka.

Heru berpesan kepada para pelajar SMPN 193 agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Fokuslah belajar dengan tetap menaati peraturan agar kegiatan mengajar berjalan optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.