Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

'Water Bombing' Padamkan Kebakaran TPA Jatibarang

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 18:36 WIB | Oleh:
'Water Bombing' Padamkan Kebakaran TPA Jatibarang Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Proses pemadaman kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang dilakukan dengan "water bombing" melalui helikopter, Selasa (10/10).

SEMARANG - Proses pemadaman kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang Semarang dengan bantuan "water bombing" atau gempuran bom air dari udara menggunakan helikopter dimulai, Selasa.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Semarang, Selasa, mengatakan bahwa penanganan kebakaran TPA Jatibarang membutuhkan usaha dan tenaga lebih untuk memadamkan titik-titik api yang tersebar.

"Sortir pertama 'take off' dari Lanumad Ahmad Yani sudah ada tujuh kali penyiraman. Namun, dari tujuh kali saja sudah signifikan hasilnya," kata Ita, sapaan akrab Hevearita.

Menurut dia, titik-titik api di TPA Jatibarang mulai bisa dipadamkan dan kobaran asap yang timbul dari kebakaran tersebut juga sudah mulai hilang seiring dengan upaya pemadaman yang terus berjalan.

Untuk mendukung pemadaman lewat jalur udara, ia juga meminta penambahan pipa injeksi untuk menyuntikkan air langsung ke dalam tumpukan sampah sehingga bisa menuntaskan titik-titik api.

Ia meminta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang berkoordinasi dengan PDAM untuk menambah penanaman pipa injeksi di tumpukan sampah.

"Kepala BPBD sudah melihat dengan 'drone thermal' dan masih merah sehingga saya meminta berkoordinasi dengan PDAM untuk membuat pipa 'injection' tiga meter agar lebih bisa cepat," katanya.

Nanti, kata dia, damkar bisa minta berapa pipa injeksi yang dibutuhkan untuk di taman sehingga bisa mendukung pemadaman kebakaran di TPA Jatibarang setelah disiram "water bombing".

Sementara itu, penambahan mobil tangki air untuk menyuplai armada pemadam kebakaran masih terus diupayakan oleh Ita dengan meminta bantuan pemangku kebijakan terkait, seperti industri dan BUMN.

"Harus segera ditambah agar upaya pemadaman bisa dipercepat. Ini saya juga pinjam mobil tangki dari KIW (Kawasan Industri Wijayakusuma), BSB (Bukit Semarang Baru), Sango," katanya.

Kebakaran setidaknya sudah empat kali terjadi di TPA Jatibarang sejak September 2023, diawali pada Senin (18/9) lalu yang berlangsung lebih dari satu minggu, dan dibantu dengan "water bombing".

Kebakaran yang keempat kalinya di TPA Jatibarang dengan intensitas yang lebih besar terjadi pada Jumat (6/10) lalu, dan kali ini juga melibatkan bantuan "water bombing" untuk menuntaskan pemadaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

14 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.