Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla di Indonesia Terparah Sejak Pandemi, Buntut Macetnya Sistem Pencegahan

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sekalipun targetnya benar, jika suhu permukaannya mencapai lebih dari 1000°C, air yang jatuh akan segera terevaporasi menjadi uap sehingga tidak memberikan dampak apapun.

Jika kebakaran sudah sedemikian parah, saya menyarankan penggunaan bahan kimia fire retardant berupa foam (busa) atau gel yang ramah lingkungan.

Namun tetap saja, upaya-upaya di atas perlu dibarengi upaya pemadaman langsung di lapangan agar lebih efektif.

Bakal sulit efektif meredam kebakaran tanpa dibarengi pemadaman langsung di daratan.

Langkah segera

Negara memang sudah melakukan banyak upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan, termasuk dan mengurangi kobaran api.

Di Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, kita juga melihat pemerintah sedang mengusut dugaan pelanggaran hukum oleh perusahaan-diduga menyebabkan kebakaran.

Beberapa korporasi yang terbakar saat ini justru pernah ditindak oleh negara dalam perkara yang sama beberapa tahun lalu. Sebagian besar korporasi yang diproses terkait pelanggaran hukum yang dilakukan, berada di lahan gambut.

Namun, langkah ini belum cukup. Pemerintah perlu meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencegah api membesar, atau mengatasi kobaran di titik api yang baru.

Penanganan kebakaran ini tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah pusat ataupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana saja. Pemerintah daerah juga harus memprioritaskan sumber daya dan anggarannya untuk mengendalikan kebakaran, termasuk memadamkan api dan mengatasi efek negatifnya bagi masyarakat di daerah masing-masing.

Patut diingat bahwa kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus bisa memastikan musim kering kali ini tidak memperparah dampak buruk seperti kerusakan lingkungan, gangguan pernapasan, dan gangguan ekonomi bagi masyarakat.The Conversation

Bambang Hero Saharjo, Professor of Forest Protection, IPB University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

19 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...
Luar Negeri
Tiongkok Waspadai Risiko Ke...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.