Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Dugaan Ini, Ada Pencemaran Limbah Cair di Krakal

📅 Senin, 09 Okt 2023, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Dugaan Ini, Ada Pencemaran Limbah Cair di Krakal Doc: ANTARA/HO-SAR Gunungkidul
Ket. ANTARA/HO-SAR Gunungkidul

Gunungkidul - Mengagetkan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melakukan penelusuran dugaan limbah cair yang mencemari Pantai Krakal dan Pantai Slili mulai Sabtu (7/10) sampai hari ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) GunungkidulHarry Sukmono di Gunungkidul, Minggu, mengatakan pihaknya mendapat laporan dari warga adanya dugaan pencemaran air laut di Pantai Krakal dan Pantai Slili.

"Kami sudah menerjunkan petugas untuk mengambil sampel limbah tersebut. Kami juga langsung koordinasi dengan laboratorium daerah untuk uji limbah cair, namun baru diuji Senin (9/10)," kata Harry Sukmono.

Ia mengatakan berdasarkan hasil penelusuran petugas di lapangan, cairan berwarna hitam menyerupai oli masih ditemukan di Pantai Krakal dan Slili. Namun demikian, cairan warna hitam tidak berdampak fatal terhadap biota laut.

Petugas di lapangan, kata dia, menduga cairan itu adalah solar. Rumput laut yang semula berwarna hijau berubah warna menjadi hitam. Di lokasi yang terkontaminasi cairan juga muncul sumber bau bahan bakar.

"Kami langsung koordinasi dengan pihak terkait, tapi ini hari libur," katanya.

Sementara itu Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron,Marjono, mengatakan limbah cair hitam tersebut mirip aspal. Hal itu bisa dilihat di pasiran pantai. Selain itu memiliki bau mirip solar.

"Mirip sampah mendarat di pinggiran, seperti aspal dan baunya seperti solar," kata dia.

Marjono mengatakan upaya yang dilakukan adalah dengan mengubur di pasir supaya tidak mengganggu pengunjung.

"Sementara masih aman. Limbah ada di pinggir, sehingga tidak mengganggu wisatawan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Koperasi Harus Bangkit! Fok...

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.