Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aljazair Antisipasi 'Serangan Kutu Busuk' dari Prancis

📅 Minggu, 08 Okt 2023, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aljazair Antisipasi 'Serangan Kutu Busuk' dari Prancis Doc: Arab News/AP
Ket. Teknisi pengendalian hama menyemprotkan uap ke tempat tidur di sebuah apartemen di Paris, Rabu, 4 Oktober 2023. Pemerintah Prancis turun tangan untuk menenangkan warga yang cemas terhadap kutu busuk.

ALJIR - Aljazair telah mengumumkan "langkah-langkah pencegahan" untuk menangkal penyebaran kutu busuk, setelah lonjakan laporan penampakan kutu busuk di Prancis, rumah bagi sebagian besar diaspora Aljazair.

Kekhawatiran semakin meningkat ketika Paris yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas, sembilan bulan lagi, akan menghalami lonjakan pengunjung, sehingga dapat meningkatkan jumlah serangga penghisap darah itu di ibu kota Prancis.

Dalam sebuah pernyataan pada Kamis (5/10), Kementerian Kesehatan Aljazair mengumumkan "pengaktifan sistem kewaspadaan kesehatan" bersamaan dengan serangkaian tindakan untuk mencegah serangan apa pun yang terkait dengan serangga berbahaya.

Dikatakan bahwa langkah-langkah tersebut akan mencakup "inspeksi dan desinfeksi pesawat terbang, kapal laut, dan transportasi darat... dan penguatan pemantauan epidemiologi".

Hal ini akan didahului dengan "pembersihan dan sanitasi bandara, pelabuhan laut, dan pintu masuk darat, pemeriksaan dan sanitasi bagasi dan barang dagangan yang mungkin mengandung serangga berbahaya".

Rekaman video dari Prancis yang memperlihatkan kutu busuk di kereta api dan di bioskop telah tersebar luas di media sosial.

Lusinan penerbangan dari bandara Prancis mendarat di Aljazair setiap hari. Kedua negara juga terhubung dengan kapal feri.

Ketakutan akan hama ini menyebabkan kepanikan di Prancis. Pemerintah Prancis di bawah tekanan semua pihak menjelang Olimpiade.

Salah satu anggota parlemen oposisi bahkan mengacungkan sebotol kutu busuk di Majelis Nasional minggu ini sambil menuntut agar segera diambil tindakan.

Menghadapi kecemasan yang semakin besar ini, pemerintah Prancis menjadwalkan pertemuan antar-kementerian pada hari Jumat untuk membahas masalah tersebut.

Juru bicara pemerintah Olivier Veran mengatakan para menteri ingin "menanggapi kekhawatiran masyarakat Prancis".

Kutu busuk sebagian besar telah hilang dari kehidupan sehari-hari di negara-negara maju pada tahun 1950an. Namun jumlahnya kembali meningkat dalam 30 tahun terakhir.

Hal ini disebabkan oleh meningkatnya resistensi masyarakat terhadap insektisida, meningkatnya jumlah perjalanan masyarakat, dan meningkatnya kecenderungan terhadap barang bekas.

Angka yang dirilis pada bulan Juli oleh otoritas kesehatan Prancis menunjukkan, satu atau lebih dari 10 rumah tangga di negara tersebut telah terkena kutu busuk dalam lima tahun terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.