Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Guyur Pangan Murah di 70 Titik

📅 Sabtu, 07 Okt 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Pemprov Guyur Pangan Murah di 70 Titik Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Ilustrasi – Seorang penjual menimbang barang dagangannya di Pasar Jaya Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/3/2022).

JAKARTA - Dalam sebulan ini, sebanyak 70 titik wilayah Jakarta diguyur paket pangan murah yang hanya dapat dibeli para pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Harga tiap paket 126.000. Langkah ini sebagai upaya untuk mengendalikan harga pangan Jakarta.

"Pangan murah tersebut hanya berhak dibeli masyarakat pemegang KJP Plus," jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta, Suharini Eliawati, Jumat (6/10). "Penyediaan dan pendistribusian pangan bersubsidi hanya bagi masyarakat ber-KJP Plus," jelasnya.

Isi paket pangan murah terdiri dari beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung, dan susu. Suharini menyebutGerakan Pangan Murah (GPM) ini terus dilakukan. Selama satu bulan ini sudah menjangkau 70 lokasi. Selain itu, Suharini mengatakan, Pemprov Jakarta juga mengembangkan pertanian perkotaandengan memanfaatkan ruang terbatas untuk tanaman cepat panen.

Lalu, Pemprov Jakarta juga menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa bantuan pangan tahap kedua. Bantun ini untuk dibagikan kepada 239.522 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Para penerima berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Sedangkan penyaluran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Panganatau SPHP melalui pedagang pasar grosir, pedagang pasar tradisional, dan mitra Bulog," ujar Suharini. Harga Beras SPHP di Pasar Induk Beras Cipinang 10.385 per kilogram. Sedangkan harga di tingkat eceran atau konsumen 10.900 per kilogram.

Pemprov melakukan GPM melalui beberapa program. Distribusi dilakukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan Jakarta maupun kerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya. Pelaksanaan pangan keliling oleh BUMN dan BUMD Pangan Provinsi Jakarta dilakukan di Rumah Susun, Kantor Kelurahan, Kantor Kecamatan, dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak.

Sebelumnya, anggota DPRD DKI August Hamonangan mendesak Pemprov Jakarta menstabilkan harga pangan Jakarta dalam rangka memenuhi kebutuhan warga terhadap produk pangan terjangkau dan berkualitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.