Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepala BKKBN: Perubahan Perilaku Kunci Trunkan Stunting

📅 Sabtu, 07 Okt 2023, 15:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala BKKBN: Perubahan Perilaku Kunci Trunkan Stunting Doc: ANTARA/HO-BKKBN
Ket. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo saat menyampaikan laporan pada agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting 2023 di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (6/10/2023).

JAKARTA -Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyebutkan bahwa perubahan perilaku adalah kunci menurunkan stunting, seperti melalui program tambah darah bagi remaja putri, pemenuhan gizi makanan tambahan, dan juga ASI.
Hastodalam agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting 2023 di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (6/10) menyampaikan bahwa semua pihak perlu mendukung Kementerian Kesehatan dan lembaga lain dalam upaya mempercepat penurunan stunting.


Hastodalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu lebih lanjut mengatakan untuk calon pengantin agar sadar melakukan pemeriksaan sebelum menikah dan juga untuk sanitasi yang butuh dukungan kita semua.

"Perlu kami sampaikan, kami memantau yang anemia masih 22,3 persen, usianya terlalu muda 13,2 persen, dan ukuran lingkar lengan terlalu kecil kurang dari 23,5 cm masih 21,2 persen," ujar Hasto.

Meski target penurunan stunting nasional masih belum tercapai, ia mengatakan bahwa tren penurunan stunting cukup menggembirakan dan patut diapresiasi.

Sepanjang tahun 2013-2019, rata rata penurunan yakni sebesar 1,3 persen per tahun, kemudian di tahun 2019 ke 2021 di saat pandemi COVID-19, penurunan mencapai 1,6 persen per tahun.

"Alhamdulillah, tahun 2021 ke 2022 meskipun masih pandemi, penurunan bisa mencapai 2,6 persen per tahun. Kami pun juga masih bisa optimis dimana target 14 persen dengan target penurunan (2023) 3,8 persen per tahun," paparnya.



Menurut Hasto, meski anggaran untuk percepatan penurunan stunting pada tahun 2023 menurun dibandingkan anggaran tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp30 triliun, tetapi capaian masih tetap meningkat.

Hasto juga menegaskan, pihaknya fokus melakukan sosialisasi, edukasi dan komunikasi untuk meningkatkan perubahan perilaku, dengan dibantu oleh tenaga kesehatan dan tim pendamping keluarga (TPK).

Ia juga mengutarakan bahwa peran perguruan tinggi juga sudah bagus, karena seluruh kabupaten/kota 85,80 persen telah bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendapatkan pendampingan terutama dalam menyusun strategi penurunan stunting.

"Kesimpulannya, pertama melihat tren yang ada, kami masih optimistis untuk stunting bisa menuju 14 persen di 2024. Kedua, pilar komitmen dari tingkat pusat dan daerah cukup tinggi, begitu juga perguruan tinggi, media, dan swasta, serta perlu juga ditingkatkan pelaksanaan konvergensi dan ketepatan sasaran dengan pendekatan keluarga berisiko tinggi stunting," tuturnya.

Hasto juga melaporkan terkait usulan penambahan provinsi prioritas percepatan penurunan stunting dari 12 provinsi menjadi 17 provinsi, konvergensi menuangkan dana desa perlu ditingkatkan 10 persen minimal dana desa, juga izin mengusulkan Program Keluarga Harapan (PKH) agar difokuskan untuk pemberian makanan tambahan bagi keluarga berisiko stunting, serta makanan tambahan produk lokal.Rakornas percepatan penurunan stunting 2023 yang dipimpin oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin membahas tentang upaya percepatan penurunan stunting yang harus tetap menjadi program prioritas meski terjadi pergantian tampuk kepemimpinan pusat dan daerah karena transisi pemerintahan di tahun politik 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

44 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.