Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Kerja Keras, Pemprov Papua Tengah Luncurkan Program Gerak Cepat Atasi Stunting

📅 Sabtu, 07 Okt 2023, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Kerja Keras, Pemprov Papua Tengah Luncurkan Program Gerak Cepat Atasi Stunting Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Papua Tengah
Ket. Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk (kiri) saat memberikan makanan tambahan bagi anak dalam peluncuran program gerak cepat atasi stunting di Kabupaten Nabire, Jumat (6/10).

Jayapura - Ayo kerja keras, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meluncurkan program Gerak Cepat Atasi Stunting sekaligus pemberian makanan tambahan bagi anak di bawah usia dua tahun, ibu hamil dan balita yang berlangsung di Puskesmas Wami, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire, Jumat.

Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Jumat, mengatakan peluncuran program tersebut merupakan upaya pihaknya untuk melakukan intervensi dalam mengentaskan stunting di daerah itu.

"Sehingga kami berharap dengan dilakukan peluncuran ini satgas penanganan stunting mulai bekerja ekstra di mulai dalam penanganan stunting di Kabupaten Nabire," katanya.

Menurut Haluk, pihaknya mencatat anak yang mengalami stunting di daerah itu mencapai 900 orang dengan demikian ke depan pemerintah daerah setempat akan mengintervensi mulai dari memberikan makanan tambahan, gizi dan pemberian bantuan langsung tunai.

"Jadi kami akan memantau langsung apakah anak-anak asupan makanannya cukup yakni makanan yang mengandung protein hewani dan asupan gizi yang cukup," ujarnya.

Dia menjelaskan penanganan stunting sudah menjadi program nasional sehingga Pemprov Papua Tengah telah mengeluarkan kebijakan dengan membentuk satgas penanganan stunting untuk percepatan penurunan kasus tersebut.

"Melalui satgas penanganan stunting ke depan kami akan memberikan dukungan kepada pemerintah kabupaten, kelurahan dan kampung untuk bersama-sama menekan angka stunting," katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya mengimbau bagi anak muda yang ingin dan sudah menikah dan mempunyai anak mulai dari nol hari hingga1.000 hari pemberian asupan gizi nya harus bagus.

"Dan kepada seluruh anak yang mengalami stunting kami akan diberikan bantuan langsung tunai sebesar Rp850 ribu hingga Rp1 juta, dan Rp250 ribu untuk kader pendamping sebagai pengganti biaya transportasi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.