Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Genjot Target Capaian Konsumsi Ikan

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 08:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Genjot Target Capaian Konsumsi Ikan Doc: istimewa

JAKARTA - Direktur Pemasaran Direktorat Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Erwin Dwiyana mengungkapkan, hingga Oktober 2023 angka konsumsi ikan mencapai 56,48 kilogram (kg) per kapita. Target tahun ini adalah sebsesar 60 kg per kapita.

Erwin menuturkan, guna menggenjot target capaian konsumsi ikan, pihaknya memiliki program inovasi dan diversifikasi sehingga minat mengonsumsi ikan dan produk turunannya meningkat. "Diversifikasi yang pertama itu yang masak ikan repot, bau amis dan ada yang tidak suka bentuknya, bahkan mungkin karena ingin cepat makannya," ujar Erwin, di Jakarta, Kamis (5/10).

Diversifikasi produk perikanan, kata dia lagi, diharapkan mampu menggaet pasar milenial yang menginginkan produk instan, siap saji dan siap masak.

KKP mendorong masyarakat Indonesia gemar makan sebagai upaya pencegahan stunting atau tengkes karena ikan memiliki protein tinggi yang dinilai mampu membantu memenuhi gizi anak.

"Ikan sebagai bahan pangan yang mengandung protein tinggi dan memiliki kandungan asam lemak, Omega 3, Omega 6, dan Omega 9 sangat relevan sebagai salah satu sumber gizi untuk mendukung program pencegahan dan penanganan stunting," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Ikan, katanya pula, juga mengandung vitamin dan mineral, yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh, selain itu ikan termasuk komoditas mudah dikreasikan menjadi berbagai makanan olahan, sehingga lebih variatif saat dihidangkan.

Perluas Pasar

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3K) Trisna Ningsih mengungkapkan, guna meningkatkan angka konsumsi ikan, pihaknya melakukan beberapa inovasi dan diversifikasi produk, di antaranya menghasilkan 53 produk, 16 inovasi unit pendukung produksi pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, dan 2 teknologi transportasi ikan hidup. Hal ini dilakukan selain mampu menggaet pasar yang lebih luas juga dapat mengikuti tren gaya hidup masa kini.

"Dengan adanya inovasi dan diversifikasi produk kita ingin meningkatkan sektor kelautan perikanan. Kami juga ingin perubahan gaya hidup melalui diversifikasi produk instan yang bisa langsung dimasak," ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Program Director Marine Stewardship Council Indonesia Hirmen Sofyanto mengatakan, Indonesia sebagai negara maritim memiliki sumber daya pangan yang melimpah yakni ikan.

Selain itu, lanjut dia, di kancah global saat ini sedang fokus pada sumber pangan dari produk sehat dan berkelanjutan. Ia menyebut makanan laut dapat menjadi sumber pangan yang menopang kebutuhan protein dengan tetap menguatkan kelestarian lingkungan.

"Makanan laut (seafood) sebagai salah satu sumber daripada bluefood bisa menjadi salah satu opsi untuk mendorong kebutuhan protein hewani dan menjaga kelestarian lingkungan dibandingkan dr sapi dan lain-lain," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.