Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelepasan Air dari PLTN Fukushima Putaran Kedua Dimulai

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Pelepasan Air dari PLTN Fukushima Putaran Kedua Dimulai Doc: HANDOUT / TOKYO ELECTRIC POWER COMPANY (TEPCO)/AFP
Ket. Petugas mengambil sampel air dari penyimpanan aliran atas menjelang pembuangan kedua air limbah yang diolah ALPS di PLTN Fukushima Daiichi di Okuma, prefektur Fukushima. Jepang mulai melepaskan air limbah tahap kedua dari PLTN Fukushima yang lumpuh mulai Kamis (5/10), sebuah tindakan yang membuat marah Tiongkok dan negara-negara lain ketika dimulai pada Agustus.

TOKYO - Jepang, pada Kamis (5/10), memulai gelombang kedua pelepasan air limbah yang telah diolah dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima. Tokyo Electric Power Company (TEPCO) mengatakan pembuangan air dimulai pada pukul 10.18 (0118 GMT).

Dilansir oleh Barron, pembuangan pertama kali dilakukan pada tanggal 24 Agustus, ketika Jepang mulai membuang sebagian dari 1,34 juta ton air limbah yang dihasilkan sejak tsunami melanda fasilitas tersebut pada 2011.

Meskipun Jepang bersikeras bahwa air yang diolah tidak menimbulkan risiko kesehatan, pandangan yang didukung oleh pengawas nuklir PBB, Tiongkok telah berulang kali mengkritik pelepasan tersebut dan melarang semua impor makanan laut Jepang.

Seperti halnya pelepasan awal yang berakhir pada 11 September, sekitar 7.800 ton air diperkirakan akan dibuang pada tahap kedua. TEPCO mengatakan air limbah telah disaring dari semua unsur radioaktif, kecuali tritium yang berada dalam tingkat aman.

"Telah dipastikan bahwa pelepasan pertama telah dilakukan sesuai rencana dan dengan cara yang aman," kata juru bicara pemerintah Hirokazu Matsuno kepada wartawan, menekankan tidak ada kelainan yang terdeteksi.

"Pemerintah akan terus mengkomunikasikan, baik secara domestik maupun internasional, hasil pemantauan data dengan cara yang sangat transparan," kata Matsuno.

Pembenaran Ilmiah

Matsuno menambahkan, Jepang juga akan mendesak Tiongkok untuk segera membatalkan larangan impor makanan Jepang, dan bertindak berdasarkan pembenaran ilmiah.

Russia, yang memiliki hubungan dingin dengan Jepang, dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengikuti larangan makanan laut tersebut.

Tiongkok menuduh Jepang menggunakan laut seperti "saluran pembuangan", sebuah pernyataan yang disuarakan di PBB pekan lalu oleh Perdana Menteri Manasseh Sogavare dari Kepulauan Solomon, yang telah menjalin hubungan dekat dengan Beijing.

Setelah rilis awal, banyak perusahaan di Jepang melaporkan dibanjiri panggilan dari nomor-nomor Tiongkok, sehingga mendorong Tokyo untuk mendesak Beijing untuk "memastikan keselamatan penduduk Jepang di Tiongkok".

Pelepasan penuh, yang diperkirakan akan memakan waktu puluhan tahun untuk diselesaikan, bertujuan memberikan ruang untuk mulai menghilangkan bahan bakar radioaktif yang sangat berbahaya dan puing-puing dari reaktor pembangkit listrik yang rusak.

Sebelumnya seperti dikutip dari Antara, Korea Selatan (Korsel) akan memperkuat uji coba darurat radiasi air laut dengan menambahkan lebih banyak titik uji coba di daerah pesisir.

Menteri Kelautan Korsel, Cho Seung-hwan mengatakan upaya itu dilakukan guna meredakan kekhawatiran masyarakat terkait pelepasan air terkontaminasi oleh Jepang dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima ke laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.