Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berebut Kekuasaan, Presiden Bolivia Didepak dari Partai Berkuasa

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 08:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berebut Kekuasaan, Presiden Bolivia Didepak dari Partai Berkuasa Doc: NBCNews/Reuters/David Mercado
Ket. Presiden Bolivia Evo Morales berbicara dalam konferensi pers di istana kepresidenan di La Paz, 24 Oktober 2019.

LA PAZ - Presiden Bolivia Luis Arce dikeluarkan dari partai yang berkuasa pada Rabu (4/10) di tengah perebutan kekuasaan dengan mantan pemimpinnya Evo Morales, yang ditunjuk sebagai kandidat tunggal untuk pemilihan pendahuluan partai tersebut pada akhir tahun ini.

Partai MAS mengatakan bahwa Arce telah "mengusir dirinya sendiri" karena tidak hadir di kongres partai yang diadakan minggu ini untuk menyelenggarakan pemilihan pendahuluan pada bulan Desember untuk menunjuk calon presiden dari partai tersebut.

Morales, yang merupakan ketua partai tersebut, bulan lalu mengumumkan bahwa dia akan mencalonkan diri lagi pada pemilu 2025, sehingga memperdalam keretakan dengan mantan sekutu dan anak didiknya, Arce.

Presiden Pribumi pertama Bolivia, Morales, sangat populer sampai ia mencoba melanggar konstitusi dan mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat pada 2019.

Dia memenangkan pemungutan suara tersebut tetapi terpaksa mengundurkan diri di tengah aksi protes yang memakan korban jiwa, dan meninggalkan negara tersebut. Dia kembali setelah sekutunya Arce memenangkan kursi kepresidenan pada Oktober 2020.

Sejak saat itu, perebutan kekuasaan semakin meningkat di antara kedua tokoh tersebut, dan Morales semakin mengkritik pemerintah dan menuduh pemerintah melakukan korupsi, menoleransi perdagangan narkoba, dan mengesampingkannya secara politik.

Selain Arce, 28 anggota Partai MAS yang setia kepada presiden juga diusir partainya.

MAS juga mengubah anggaran dasar sehingga hanya mereka yang telah menjadi anggota setidaknya selama 10 tahun yang dapat mencalonkan diri sebagai presiden - sebuah kondisi yang tidak termasuk Arce.

Keputusan partai harus diratifikasi oleh otoritas pemilu.Undang-undang pemilu mewajibkan semua partai untuk menyelenggarakan pemilu pendahuluan, meskipun hanya ada satu kandidat.

Menjelang kongres, Arce mengatakan, ia tidak akan hadir karena apa kurangnya keterwakilan organisasi sosial, katanya.

Arce belum mengatakan apakah dia berencana mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu berikutnya.

Menteri Kehakiman Arce Ivan Lima mengatakan, Mahkamah Konstitusi Bolivia harus memutuskan apakah Morales secara hukum diizinkan untuk mencalonkan diri lagi untuk masa jabatan keempat, yang terganggu oleh masa jabatan Arce selama lima tahun.

Konstitusi mengizinkan dua masa jabatan berturut-turut, namun Morales berhasil mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga pada 2014 setelah pengadilan tinggi memutuskan bahwa masa jabatan pertamanya tidak dihitung, karena konstitusi baru mulai berlaku pada masa tersebut.

Referendum untuk mendapatkan masa jabatan lagi ditolak pada 2017, namun pengadilan tinggi berpendapat bahwa hal ini merupakan pelanggaran hak asasi Morales, sehingga membuka jalan bagi upaya terakhirnya yang kontroversial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.