Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tampungan Air Perlu Terus Diperbanyak

📅 Rabu, 04 Okt 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Tampungan Air Perlu Terus Diperbanyak Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Petugas PMI mendistribusikan air bersih kepada warga di Cengkareng Barat, Jakarta, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jakarta diingatkan terus memperbanyak reservoir komunal atau tempat penampungan air bersih berbasis permukiman untuk menekan krisis. Pengingatan ini disampaikan anggota Komisi D DPRD Jakarta, Yuke Yurike, Selasa (3/10).

Menurutnya, pembangunan reservoir dilakukan terus membaik sebelum maupun pascamusim kemarau. Dia menegaskan pembangunan reservoir komunal bisa dilakukan bersama PAM Jaya. "Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa disubtitusi," tandas Yuke.

Sedangkan Sekretaris Komisi B DPRD Jakarta, Wa Ode Herlina, mengharapkanPAM Jaya memperluas cakupan distribusi air bersih ke seluruh permukiman warga. Menurut dia, banyak permukiman padat penduduk belum mendapat suplai air bersih perpipaan.

"Kami mendorong PAM Jaya supaya makin masif memberikan pelayanan air. Salah satunya dengan terus menambah reservoir," ujar Wa Ode. Komisi B mendukung penuh target cakupan pelayanan pipanisasi air 100 persen warga pada tahun 2030. Hal ini termasuk perbaikan perpipaan yang sudah tak layak fungsi.

Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM Jaya) menambahkan empat reservoir komunal tahun 2023 guna mempermudah distribusi air bersih Jakarta yang sulit dijangkau. Corporate Secretary PAM Jaya, Gatra Vaganza, menyebutkan keempat reservoir komunal tersebut diresmikan hari Rabu (4/10) ini oleh Heru Budi Hartono.

Adapun lokasi keempat reservoir komunal tersebut adalah Waduk Pluit, Jakarta Utara, dengan debit lima liter per second (LPS). Volume reservoir 50 meter kubik dan cakupan 282 pelanggan. Kemudian di Taman Sari Jakarta Barat, dengan debit 10 LPS. Volume reservoir 50 meter kubik dan cakupan 233 pelanggan.

Selanjutnya, jelas Gatra, ada di Cilincing Jakarta Utara dengan debit 150 LPS. Volume reservoir 600 meter kubik dan cakupan 6.516 pelanggan, lalu di Marunda Jakarta Utara dengan debit 150 LPS. Volume reservoir 560 meter kubik dan cakupan 418 pelanggan.

Gatra menyebutkan pembangunan keempat reservoir komunal tersebut dilakukan bersamaan selama kurang dari tiga bulan terhitung sejak Juli 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.