Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bus Terjun dari Jembatan Layang di Venesia, 21 Orang Tewas

📅 Rabu, 04 Okt 2023, 12:17 WIB | Oleh:
Bus Terjun dari Jembatan Layang di Venesia, 21 Orang Tewas Doc: Istimewa
Ket. petugas penyelamat masih berusaha mengevakuasi korban selamat dan jenazah dari reruntuhan pada Selasa (3/10) malam.

VENESIA - Sebuah bus yang dipenuhi wisatawan di Venesia, melaju melewati pagar pembatas jalan layang, sebelum jatuh di dekat rel kereta api dan meledak, Selasa (3/10) malam, menewaskan sedikitnya 21 orang di dalamnya dan melukai lebih dari selusin lainnya.

"Ini adalah pemandangan apokaliptik," kata Wali Kota Venesia, Luigi Brugnaro kepada wartawan. Dia juga menetapkan hari berkabung.

Dilansir oleh The New York Times, kecelakaan itu terjadi di Mestre, bagian daratan Venesia, dan petugas penyelamat masih berusaha mengevakuasi korban selamat dan jenazah dari reruntuhan pada Selasa malam. Setidaknya 12 orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit, kata kantor walikota.

Pejabat Venesia mengatakan, bus itu penuh dengan turis, dan dua anak di bawah umur termasuk di antara korban tewas.

Para korban termasuk beberapa warga Ukraina dan orang asing lainnya yang tinggal di desa setempat. Berdasarkan paspor yang ditemukan, kata para pejabat, beberapa korban tampaknya adalah orang Jerman, dan pejabat Venesia mengatakan bahwa pengemudi bus tersebut adalah orang Italia.

"Api meledak dengan cepat ketika bus jatuh di dekat rel telah memperburuk tragedi tersebut, dan mungkin ada lebih banyak jenazah yang ikut terbakar," kata Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Piantedosi, di televisi.

Michele di Bari, prefek Venesia, yang berada di lokasi kejadian, mengatakan bus tersebut terjatuh puluhan meter di udara "dan hancur total".

"Ada banyak mayat," katanya, seraya menambahkan bahwa yang terakhir dia lihat adalah mayat pengemudinya.

Perdana Menteri Giorgia Meloni menyampaikan "belasungkawa yang mendalam," dan Presiden Sergio Mattarella juga mengungkapkan kesedihannya atas tragedi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.