Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penemu Teknologi Vaksin Covid-19 Raih Nobel Kedokteran

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Penemu Teknologi Vaksin Covid-19 Raih Nobel Kedokteran Doc: ISTIMEWA
Ket. Vaksin Covid-19

STOCKHOLM - Komite Nobel Swedia menganugerahkan Nobel Kedokteran kepada Katalin Kariko dan Drew Weissman atas karyanya pada teknologi messenger RNA (mRNA) yang menjadi terobosan vaksin Covid-19.

"Pasangan tersebut dianggap berkontribusi pada tingkat pengembangan vaksin yang belum pernah terjadi sebelumnya pada salah satu ancaman terbesar terhadap kesehatan manusia di zaman modern," kata juri, Stockholm, Senin (2/10)

Menurut juri, vaksin Covid-19 jenis mRNA disetujui untuk digunakan pada Desember 2020, dan bersama dengan vaksin Covid lainnya "telah menyelamatkan jutaan nyawa dan mencegah penyakit parah pada lebih banyak orang lagi".

Dikutip dari Barron, Kariko (68 tahun) dan Weissman (64 tahun) adalah rekan lama di Universitas Pennsylvania di Amerika Serikat, telah memenangkan banyak penghargaan atas penelitian mereka, termasuk Penghargaan Lasker yang bergengsi pada 2021, yang sering dianggap sebagai pendahulu Nobel.

Dalam memberikan penghargaan kepada keduanya pada tahun ini, komite Nobel di Stockholm mendobrak praktik yang biasa mereka lakukan dalam menghormati penelitian yang telah berusia puluhan tahun untuk memastikan penelitian tersebut bertahan dalam ujian waktu.

Meskipun penelitian pemenang penghargaan ini dimulai pada 2005, vaksin pertama yang menggunakan teknologi mRNA adalah vaksin yang dibuat oleh Pfizer/BioNTech dan Moderna untuk melawan Covid-19.

Tidak seperti vaksin tradisional yang menggunakan virus yang dilemahkan atau bagian penting dari protein virus, vaksin jenis mRNA menyediakan molekul genetik yang memberi tahu sel protein apa yang harus dibuat, yang mensimulasikan infeksi dan melatih sistem kekebalan ketika bertemu dengan virus yang sebenarnya.

Peradangan Berbahaya

Ide ini pertama kali didemonstrasikan pada 1990, namun baru pada pertengahan 2000-an Weissman dari AS dan Kariko yang lahir di Hongaria mengembangkan teknik untuk mengendalikan respons peradangan berbahaya yang terlihat pada hewan yang terpapar molekul-molekul ini, sehingga membuka jalan untuk mengembangkan vaksin yang aman bagi manusia.

"Kehormatan ini tentunya membanggakan bagi Kariko, yang bekerja keras dalam ketidakjelasan selama bertahun-tahun dan berjuang untuk meyakinkan atasannya tentang perlunya penelitian tentang asam ribonukleat pembawa pesan," katanya.

Teknologi mRNA mereka sekarang digunakan untuk mengembangkan pengobatan lain untuk penyakit dan penyakit, seperti kanker, influenza, dan gagal jantung.

Berbicara kepada radio Swedia, Kariko mengatakan mendiang ibunya biasa mendengarkan pengumuman hadiah Nobel dengan harapan bisa mendengar nama putrinya. Dia mendengarkan tahun demi tahun. Sayangnya, lima tahun lalu dia meninggal dunia pada usia 89 tahun. Dia mungkin mendengarkan dari atas.

Pada 1990-an, Kariko percaya bahwa mRNA memegang kunci untuk mengobati penyakit di mana mengonsumsi lebih banyak jenis protein yang tepat dapat membantu, seperti memperbaiki otak setelah stroke.

Namun Universitas Pennsylvania, tempat Kariko akan menjadi profesor, memutuskan untuk membatalkannya setelah banyaknya penolakan hibah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.