Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilpres Maladewa, Muizzu yang Pro-Tiongkok Terpilih Jadi Presiden

📅 Minggu, 01 Okt 2023, 09:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pilpres Maladewa, Muizzu yang Pro-Tiongkok Terpilih Jadi Presiden Doc: Al Jazeera/Reuters/Dhahau Naseem
Ket. Mohamed Muizzu dari partai oposisi akan menjadi presiden Maladewa berikutnya.

MALE - Presiden Maladewa berikutnya adalah pendukung setia investasi Tiongkok. Ia berjanji akan mengarahkan pusat pariwisata mewah ini kembali ke orbit Beijing jika dia menang.

Mohamed Muizzu (45) mengalahkan petahana Ibrahim Mohamed Solih pada Sabtu (30/9) dan akan dilantik pada 17 November mendatang.

Sebagai seorang insinyur sipil lulusan Inggris, Muizzu bukan calon presiden setelah menjabat sebagai menteri konstruksi di pemerintahan mentornya Abdulla Yameen.

Namun setelah Yameen dipenjara karena korupsi, Muizzu ditunjuk untuk memimpin Partai Progresif Maladewa (PPM), sebagai wakilnya dalam pemilihan umum yang memperebutkan apakah negara pulau atol itu akan sejalan dengan Tiongkok atau India.

Muizzu, yang saat ini menjabat sebagai Walikota Male, mengawasi beberapa proyek infrastruktur yang didanai Tiongkok termasuk jembatan senilai 200 juta dolar AS yang menghubungkan ibukota dengan bandara utama di kepulauan tersebut.

Dia mengatakan kepada para pejabat Partai Komunis Tiongkok dalam pertemuan online tahun lalu bahwa kembalinya partainya ke pemerintahan akan memperluas "hubungan kuat antara kedua negara".

Keberhasilan Muizzu dalam pemilu bergantung pada kampanye berkelanjutan melawan pengaruh politik dan ekonomi India yang sangat besar diMaladewa.

New Delhi mempunyai sejarah terlibat dalam berbagai urusan di negara ini, termasuk menempatkan tentaranya untuk menggagalkan upaya kudeta 1988.

Pengaruh India menjadi sumber kebencian di negara mayoritas Muslim tersebut.

Tahun lalu, sebuah kelompok Islam menyerbu stadion sepak bola di Male untuk membubarkan sesi yoga publik, dan polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa.

India Keluar

Partai ProgresifMaladewa (PPM) yang dipimpin Muizzu telah menjadikan dirinya sebagai penjaga kepentingan nasional. Mereka berjanji akan membebaskan negara tersebut dari campur tangan negara tetangganya di utara, India.

"Yameen mendapat manfaat dari kampanye 'India Out' dan pada gilirannya membantu Muizzu," kata mantan pegawai negeri sipil Masood Imad kepada AFP.

PPM berjanji menyingkirkan detasemen militer kecil India dari Maladewa, yang mengoperasikan empat pesawat sumbangan untuk melindungi garis pantainya yang luas dan membantu evakuasi medis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.