Menghidupkan Kembali Tradisi Panen Garam Kuno di Spanyol
📅 Sabtu, 30 Sep 2023, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis"Beberapa ladang garam berada dalam kondisi yang sangat buruk," kata Martin, seorang ahli biologi kelautan yang meyakini bahwa tempat-tempat seperti Teluk Cadiz tidak cukup dihargai karena kepentingan ekologisnya. "Sangat disayangkan karena kolam-kolam ladang garam ini adalah harta karun yang nyata, tidak hanya sebagai sumber kegiatan ekonomi tetapi juga karena keanekaragaman hayati yang luar biasa," kata Martin, sambil menggunakan teropong untuk menyaksikan burung-burung yang bermigrasi sedang mencari makan di ladang garam yang baru saja dipugar.
Kebangkitan industri garam merupakan salah satu dari serangkaian inisiatif selama dekade terakhir, mulai dari ekowisata hingga budidaya tiram, tanaman samphire, dan kosmetik yang diproduksi secara lokal, untuk memberikan kehidupan baru di ladang garam yang merupakan bagian dari taman alami seluas 10.500 hektare.
"Ladang-ladang garam yang jadi rumah bagi ikan laut, udang, dan kerang, adalah sebuah tempat sumber pangan yang luar biasa," kata koki bernama Angel Leon yang restorannya Aponiente berada di sebuah bekas pabrik abad ke-19 yang menyajikan hidangan boga bahari dan menggunakan garam laut lokal.
"Garam adalah sesuatu yang kita gunakan setiap hari, namun kita tidak sepenuhnya menghargainya," kata pria berusia 46 tahun itu. "Garam laut artisanal memiliki tekstur dan rasa yang tidak seperti garam industri. Masalahnya adalah kita kurang memperhatikannya," imbuh Leon seraya mengharapkan agar garam laut Cadiz akan segera tersedia di restoran-restoran ternama di seluruh dunia. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!