Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kades Diminta Jaga Keaslian Hutan untuk Pariwisata

📅 Jumat, 29 Sep 2023, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kades Diminta Jaga Keaslian Hutan untuk Pariwisata Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Suasana di lokasi Air Terjun Sikai di Kabupaten Mukomuko, Kamis (28/9/2023).

Mukomuko - Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meminta kepala desa dan camat menjaga keaslian kawasan hutan produksi terbatas di daerah ini, terutama yang diajukan untuk menjadi objek wisata.

"Yang perlu menertibkan kades dan camat lalu mereka memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menjaga keaslian kawasan hutan produksi terbatas yang terdapat Air Terjun Sikai," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mukomuko, Juni Kurniadiana di Mukomuko, Kamis.

Rombongan Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mukomukotelah
mengunjungi Air Terjun Sikai yang berada di kawasan hutan produksi terbatas di Desa Lubuk Selandak, Kecamatan Teramang Jaya.

Ia menyayangkan, ada sebagianlahan hutan produksi yang ditanami tanaman kelapa sawit di kawasan hutan produksi terbatas di wilayah tersebut.

"Mungkin pengusaha yang menanam tanaman kelapa sawit di lokasi tersebut karena luasnya 10 hektare lebih," ujarnya.

Menurutdia, keberadaan lahan perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan produksi terbatas di wilayah tersebut sudah diketahui oleh aparat.

Untuk itu, dia minta aparat penegak hukum dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) menertibkan karena dikhawatirkankeaslian hutan tersebut tidak ada lagi.

Ia mengatakan, Air Terjun Sikai berada dekat dengan dua wilayah daerah ini, yakni Desa Lubuk Selandak dan Satuan Permukiman (SP) IV.

Pemerintah daerah setempat telah mengusulkan penurunan status hutan produksi terbatas di wilayah tersebut menjadi taman wisata alam (TWA) agar potensi Air Terjun Sikai menjadi objek wisata.

Selain itu, pihaknyatelah menyosialisasikan pembentukan kelompok sadar wisata (pokdarwis) kepada masyarakat di wilayah tersebut. Tetapi sampai sekarang masyarakat di wilayah itu belum membentuknya.

Dia juga mengusulkan pembangunan akses jalan sepanjang satu dari dua kilometer menuju lokasi Air Terjun Sikai.

"Kita bangun jalan sepanjang satu kilometer, sedangkan satu kilometernya lagi dibiarkan asri dan wisatawan yang mau berkunjung berjalan kaki ke lokasi tersebut," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

18 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

24 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.