Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Wisata Cipta Karya, Lanskap Kampung Dayak Bakati yang Asri

📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Biasanya Riam Palayo menjadi tempat berkunjung warga perkotaan atau para wisatawan luar pulau untuk menyegarkan diri. Menikmati bening dan derasnya air membuat badan dan pikiran menjadi segar untuk kembali menjalani aktivitas rutin.

Salah satu keunikan di Riam Palayo adalah jenis bebatuan yang ada di sekitar riam. Batu batuan tersebut seolah-olah tersusun rapi membentuk tingkatan tingkatan seperti candi. Untuk masuk kawasan ini dikenakan tiket masuk masuk 5.000 rupiah per orang dengan biaya parkir sepeda motor sebesar 5.000 rupiah sedangkan untuk parkir mobil dikenai tarif 10.000 rupiah.

Adat yang Lestari

Masyarakat Desa Cipta Karya masih melestarikan sejumlah prosesi adat, salah satunya adalah basansam. Tradisi ini merupakan prosesi adat untuk membersihkan kampung dari segala hal yang tidak baik, seperti penyakit, hama, malapetaka, dan sebagainya.

Setelah ritual adat, maka akan ada sesaji yang dihanyutkan ke sungai di ujung desa. Menariknya, warga beramai-ramai mengantarkan sesajen tersebut dengan mengenakan pakaian adat. Setelah itu, desa akan ditutup selama satu sampai tiga hari, tergantung dari tujuan adat basansam tersebut.

Selain tradisi besansam, pengunjung bisa menemukan beragam atraksi budaya di Desa Cipta Karya. Atraksi budaya yang bisa dilakukan adalah sumpitan, pembuatan alat musik sape, dan permainan pangkak gasing.

Sumpit merupakan senjata untuk berburu maupun dalam pertempuran terbuka atau sebagai senjata rahasia untuk pembunuhan diam-diam. Cara melepaskan pelurunya dengan cara ditiup. Di sini bisa belajar cara menyumpit dengan membidikannya ke arah papan bertanda.

Masyarakat Dayak Bakati sangat akrab dengan senjata ini. Untuk menggunakan alat ini perlu belajar karena ini terkait dengan kemampuan fokus untuk mendidik sasaran dan kemampuan meniup.

Di Desa Wisata Cipta Karya juga bisa mendengar dan melihat alat musik sape yang dimainkan. Alat ini terbuat dari kayu aro atau adau, kayu marong, dan kayu pelantan yang banyak ditemukan di hutan Kalimantan.

Kayu tersebut telah teruji kualitasnya, lebih ringan, tidak mudah patah, dan memiliki kualitas akustik yang baik. Cara pembuatan sape cukup rumit karena harus dipahat dengan seni ukiran khas Suku Dayak.

Aktivitas lain yang bisa dijalani adalah membuat lemang, yaitu salah satu makanan yang terbuat dari olahan ketan yang dimasak menggunakan buluh bambu dan dibakar. Rasanya gurih karena dicampur dengan santan.

Desa Wisata Cipta Karya menawarkan kerajinan sebagai souvenir. Hasil kerajinan ini salah satunya tersedia di Galeri Souvenir Dewi Cika. Produknya berupa bubu atau alat tangkap ikan, tas khas Dayak berbentuk tabung, mandau, patung primitif, kain batik bermotif etnik, dan lainnya. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.