Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Desa Wisata Cipta Karya, Lanskap Kampung Dayak Bakati yang Asri

📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Desa Wisata Cipta Karya, Lanskap Kampung Dayak Bakati yang Asri Doc: kemenparekraf.go.id

Kabupaten Bengkayang dengan luas wilayah 5.396,30 kilometer persegi memiliki dua kondisi alam yang berbeda. Di 13 kecamatan, alamnya berupa pegunungan dan perbukitan. Sedangkan khusus di Kecamatan Sungai Raya, alamnya berupa pantai dengan beberapa pulau.

Di Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang terdapat Desa Wisata Cipta Karya yang terpilih sebagai desa wisata terfavorit di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Desa wisata ini menawarkan unsur daya tarik yang lengkap mulai dari pemandangan alam, budaya, kuliner, atraksi, dan juga souvenir yang amat menarik.

Secara historis, desa tersebut diresmikan pada 1988. Desa ini merupakan hasil penggabungan lima kampung, yaitu Kampung Ketiat, Kampung Riam Palayo, Kampung Seburo, Kampung Lamat Semalat, dan Kampung Selume.

Menurut website resmi Desa Cipta Karya, pada Januari 2023 memiliki jumlah penduduknya sebanyak 4004 jiwa, terdiri dari 2.036 laki-laki dan 1.968 perempuan. Mayoritas dari mereka adalah sub suku Dayak Bakati dengan persentase mencapai 78 persen. Mereka mayoritas beragama Katolik dan Kristen, disusul Islam dan Hindu.

Desa Cipta Karya memiliki jarak 13,3 kilometer dengan pusat kota Kabupaten Bengkayang. Sedangkan dengan jaraknya dari pusat Kota Pontianak lumayan jauh yaitu mencapai 173,5 kilometer. Walau jauh, akan tapi karena desa ini menawarkan banyak pesona sehingga banyak orang datang untuk berkunjung.

Alam desanya sangat indah. Desa ini memiliki pegunungan, hutan, bukit, sumber mata air alami pegunungan, perkebunan karet, persawahan yang luasnya lebih dari seribu hektare, serta kekayaan flora dan fauna.

Lanskap alam pegunungannya secara 360 derajat dapat dilihat dari Sepadang Hill. Tinggi puncak pegunungan ini mencapai 485 meter dari permukaan laut (mdpl). Perlu perjalanan selama 1 jam untuk mencapai puncak ini, melewati persawahan dan hutan yang masih asri.

Dari atas perbukitan baik dari Sepadang Hill yang juga disebut Spancong, akan terlihat pemandangan hutan, sawah dan pedesaan di bawahnya. Jika beruntung pada pagi hari akan terlihat lautan awan menghampar seperti kapas.

Wisatawan akan melihat masyarakat yang menggarap ladang dengan memanfaatkan tenaga kerbau atau sapi. Selanjutnya perjalanan akan melewati perkebunan karet, serta Hutan Adat Kalong yang kaya flora dan fauna yang ada.

Di bawah Sepadang Hill, para pengunjung bisa menginap atau berkemah karena di tempat ini memiliki camping ground yang luas sehingga pengunjung bisa menikmati malam di Desa Cipta Karya. Lokasi ini didukung dengan mata air pegunungan yang mengalir sepanjang waktu.

Di Hutan Adat Kalong bisa dijumpai bunga langka yakni rafflesia tuan-mudae dan rafflesia terkecil di dunia (Rhizanthes lowii). Selain rafflesia, ada pula tanaman langka lainnya yakni anggrek kasut hijau (Phapiophilum hooker). Faunanya berupa burung enggang, burung ruai, owa, kubung, beberapa jenis kupu-kupu, dan serangga hutan, kodok tanduk, dan sebagainya.

Kawasan Hutan Adat Kalong merupakan bekas pemukiman purba masyarakat sub suku Dayak Bakati. Sebarannya mencakup Kabupaten Bengkayang, Sambas, Singkawang, Mempawah, dan Kabupaten Landak. Bekas pemukiman itu, kini menjadi situs hijau karena telah ditumbuhi berbagai jenis tanaman asli Kalimantan.

Desa Wisata Cipta Karya pun masih menyimpan kekayaan alam lain yaitu air terjun yang keindahannya digambarkan dalam lagu Dayak Bakati dengan judul "Riam Palayo". Dengan nama Air Terjun Riam Budi atau disebut juga Riam Palayo, air terjun ini memiliki tinggi sekitar 4 meter dengan aliran air yang jernih dan deras.

Di bawah air terjun Riam Palayo terdapat kolam yang jernih dengan kedalaman sekitar 1 meter. Karena kejernihannya, kerikil di dasarnya bisa terlihat dengan jelas dari permukaan air. Di sisi kolam terbentuk lempengan bebatuan yang landai untuk duduk-duduk santai sambil memandang keindahan air yang jatuh atau pepohonan di sekelilingnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.