Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IPB Gelar Festival Bunga dan Buah Nusantara

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 14:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
IPB Gelar Festival Bunga dan Buah Nusantara Doc: ANTARA/Linna Susanti
Ket. Tugu Kujang yang dirangkai dari buah-buahan pada Festival Buah dan Bunga Nusantara ke 10 IPB University di IPB Baranangsiang, Jumat (22/9/2023).

BOGOR - Institut Pertanian Bogor (IPB) University menggelar festival Bunga dan Buah Nusantara ke-10 untuk memberi semangat kepada petani dan pebudidaya lokal Indonesia memperbanyak produksi ragam buah dan tanaman hias kualitas unggul yang tidak kalah dengan produk impor.

"Ini tujuannya untuk membangkitkan semangat kita, memproduksi bunga dan buah kita yang ada di Tanah Air ini. Saat ini kita berusaha menghasilkan varietas-varietas unggul," kata Rektor IPB University Arif Satria usai membuka kegiatan tersebut, di IPB Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/9).

Arif menyampaikan bahwa IPB telah berkontribusi menggeliatkan produksi buah dan bunga Nusantara dengan baik, melalui teknologi-teknologi pertanian yang dihasilkan para peneliti.

Untuk varietas bunga, IPB sudah meluncurkan benih tanaman Marigold yang bunganya biasa dipakai umat Hindu beribadah.

Arif menjelaskan bahwa benih tanaman Marigold selama ini masih diimpor dari negara luar. Kini, kata dia, IPB telah memiliki varietas sendiri dari warna kuning menjadi warna merah atau putih.

Tanaman dan bunga tersebut bisa digunakan untuk ibadah, makanan atau minuman seperti teh.

Sementara untuk buah, pepaya california IPB telah diekspor ke 11 negara dan nanas ke tiga negara. Pemasaran buah Indonesia, lanjutnya menjelaskan semakin hari semakin luas, seiring dengan kualitas baik yang ditawarkan kepada konsumen di luar negeri.

Arif mengungkapkan, bahwa yang penting ke depan adalah memberikan iklim kondusif untuk melindungi buah-buah Nusantara, agar petani-petani Indonesia bergairah memproduksi hortikultur.

Pemerintah bersama IPB dan lembaga terkait juga perlu terus membuka pasar di dalam dan luar negeri bagi produk-produk petani lokal Indonesia.

"Perlindungan ini saya kira ini sangat penting untuk membatasi dan mengendalikan laju impor buah-buah. Karena impor membuat petani-petani kita tidak semangat untuk memproduksi," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.