Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penularan, Banjarmasin Galakkan Layanan Vaksin Rabies Hewan Peliharaan

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penularan, Banjarmasin Galakkan Layanan Vaksin Rabies Hewan Peliharaan Doc: ANTARA/HO-DKP2 Banjarmasin
Ket. Saat dilakukan vaksin rabies bagi hewan peliharaan di Kota Banjarmasin.

Banjarmasin - Cegah penularan, Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan melalui dinas ketahanan pangan, pertanian dan perikanan kota setempat menggerakkan layanan vaksin rabies untuk hewan peliharaan.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Drh T Inayatsyah di Banjarmasin, Kamis, menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) ke-497 Kota Banjarmasin.

Pihaknyamembuka layanan gratis bagi vaksin rabies hewan peliharaan seperti kucing, anjing, musang dan kera pada 25--27 September 2023 di UPTD Kebun Binatang Mini dan Poliklinik Hewan Banjarmasin.

"Kita buka layanan setelah puncak peringatan Harjad ke-497 pada 24 September 2023," ujarnya.

Inayatsyah menyampaikan, bahwa kegiatan ini penting digalakkan agar para pencinta binatang lebih aman dengan hewan peliharaannya, apalagi saat ini cukup banyak penyuka binatang di kota ini.

Menurut dia, kegiatan vaksin rabies untuk mewaspadai adanya penyebaran virus rabies di Kota Seribu Sungai.

"Kita mewaspadai rabies, dan juga ini termasuk program pemerintah tiap tahun," ungkapnya.

Inayatsyah menyampaikan, untuk syarat hewan peliharaan dapat dilayani vaksin rabies setidaknya hewan tersebut berusia 3 tahun.

"Sehat dan tidak dalam kondisi mengandung serta membawa buku vaksin," kata dia.

Menurut Inayatsyah, ditarget minimal 200 hewan peliharaan warga kota ini yang akan menerima vaksinasi rabies pada gelar layanan dalam rangkaian peringatan Harjad ini.

Sebagaimana diketahui, rabies adalah penyakit infeksi akut pada sistem syaraf pusat disebabkan oleh virus yang termasuk dalam genus Lyssavirus.

Penyakit ini sangat mematikan dan bersifat zoonosis atau menular dari hewan penular rabies (HPR) ke manusia sehingga upaya pencegahannya melalui vaksinasi rabies.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.