Pemanasan Global Sentuh 1,5°C, Apakah Bumi ‘Game Over’?
📅 Selasa, 19 Sep 2023, 11:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: The Conversation/EPA/Teresa Suarez
Ailie Gallant, Monash University dan Kimberley Reid, Monash University
Juli 2023 menjadi bulan dengan suhu global terpanas dalam sejarah.
Kenyataan ini membikin gusar. Sebab, pekan lalu Badan Antariksa Eropa mengumumkan suhu rata-rata global pada Juli sudah mencapai 1,5°C lebih tinggi dibandingkan era praindustri (sejak 1850-an).
Sebuah judul berita yang tidak menyenangkan kemudian menyatakan bahwa kita telah melampaui target Perjanjian Paris tahun 2015. Perjanjian ini bertujuan menahan pemanasan Bumi hingga 1,5?-sekitar satu dekade lebih awal dari perkiraan dalam Perjanjian Paris pada 2030.
Lantas, apakah kita sudah game over dalam usaha meredam kenaikan suhu bumi? Apa umat manusia sudah kalah?
Sebaiknya Anda baca juga:
Jawabannya sama dengan semua hal terkait perubahan iklim: tidak sesederhana itu. Batasan tersebut naik hanya sebulan, kemudian temperatur rata-rata Bumi menurun lagi.
Juli 2023 juga bukanlah yang pertama saat kita melampaui target 1,5°C. Pada Februari 2016 lalu, kejadian serupa berlangsung walaupun cuma beberapa hari.
Ingatkan saya, kenapa 1,5? begitu penting?
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada 2015, suasana dunia berlangsung seperti kita siap memulai aksi memerangi perubahan iklim. Setelah debat panas selama puluhan tahun, sekitar 195 negara mengadopsi Perjanjian Paris, kesepakatan formal yang tak mengikat dengan kesepakatan yang jelas: membatasi pemanasan global sampai 1,5? di atas level praindustri untuk menghindari efek terburuk perubahan iklim.
Namun, angka tersebut bukanlah nomor sakti. Setiap kenaikan suhu akan memperburuk dampak perubahan iklim.
Lantas mengapa angka 1,5? begitu krusial? Jawaban utamanya, angka tersebut dipatok sebagai batasan untuk mewakili kegawatan yang akan kita hadapi. Perjanjian paris menyatakan usaha menghindari perubahan iklim yang berbahaya, kenaikan temperatur bumi "harus berada di bawah 2?". Inilah yang melahirkan batasan 1,5?.
Lalu, apakah itu level berbahaya dari perubahan iklim? Level ini terjadi saat kerusakan akibat perubahan iklim menjadi sangat luas ataupun parah. Kerusakan ini dapat mengancam perekonomian, ekosistem, pertanian, dan memiliki risiko superbesar yang tak bisa dipulihkan lagi seperti keruntuhan lapisan es ataupun sirkulasi laut. Yang lebih penting, tingkat pemanasan ini berisiko melampaui batas kemampuan manusia beradaptasi.
Gampangnya, ambang batas 1,5? adalah 'jalur terbaik seperti saat kita berada dalam perahu di atas sungai, tanpa dayung'.
Apakah kita terlambat?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!