Jaktim Mitigasi Risiko Pemilu
📅 Jumat, 15 Sep 2023, 05:21 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/ Harianto
JAKARTA - Pelaksanaan Pemilu 2024 boleh dikata tinggal menghitung hari. Untuk itu, berbagai pihak mulai sibuk mempersiapkan diri, termasuk Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim). Saat ini, Jaktim mulai mitigasi kerawanan Pemilu 2024 bekerja sama Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) setempat.
"Dalam upaya mitigasi kerawanan pemilu, Jaktim bersinergi dengan Bawaslu, KPU, Forum Kerukunan Umat Beragama, dan organisasi masyarakat," tandas Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah, Kamis (14/9). Menurut Iin, tujuan mitigasi tersebut dalam rangka mewujudkan pemilu yang aman, lancar, kondusif, serta demokratis.
Dia menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat melalui tingkat kecamatan agar semua tahapan pemilu bisa berjalan lancar juga dilakukan jajaran Pemerintah Jakarta Timur. Iin juga sudah mengingatkan seluruh camat dan lurah agar menfasilitasi penyelenggara pemilu seperti menyiapkan sekretariat. Ini juga termasuk tempat penyimpanan logistik.
Pemerintah Jakarta Timur bersama Bawaslu setempat juga akan menertibkan alat peraga kampanye (APK) jika ditemukan. Sebab, saat ini belum masuk tahapan kampanye. Penertiban akan dilakukan oleh Satpol PP.
"Kalau ini dilakukan sinergi antara Bawaslu dan Pemerintah Kota Jaktim, saya yakin bisa meminimalkan risiko atau pelanggaran-pelanggaran pemilu," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Iin juga minta RT dan RW atau pengurus yang terlibat politik praktis agar segera melepas posisinya, jika ingin masuk dunia politik. Bahkan, dia menekankan kepada camat agar memberikan teguran jika ada RT atau RW terlibat politik praktis.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota lantaran pada saat audiensi bersama Bawaslu, ada laporan dari beberapa camat bahwa terdapat RT dan RW yang terlibat politik praktis, bahkan telah menjadi anggota salah satu partai.
"Kita minta camat untuk mengingatkan para lurahnya agar menegur langsung yang bersangkutan segera mengundurkan diri dari jabatan saat ini," jelasnya.???????
Sebaiknya Anda baca juga:
Iin juga mengingatkan kepada seluruh jajarannya agar terus menjaga netralitas dalam mengawal pemilu yang demokratis, jujur, dan berkeadilan dan demi mencapai nol indeks kerawanan pemilu di 2024.
Indeks 65
Sementara itu, Ketua Bawaslu Jaktim, Willem Johanes Wetik, menambahkan bahwa berdasarkan tahun 2019, tingkat Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Jaktim mencapai 65 persen. Angka tersebut tertinggi dari seluruh wilayah Jakarta. Wilayah lainnya, Kabupaten Kepulauan Seribu 43 persen, Jakarta Utara 38, Jakarta Pusat 32, Jakarta Barat 26, dan Jakarta Selatan 9.???????
Willem mengaku, dengan angka IKP tersebut, Bawaslu Jaktim akan lebih memaksimalkan jajarannya dalam mencegah potensi kerawanan Pemilu 2024. Salah satunya bersinergi dengan Pemkot Jaktim, Forum Kerukunan Umat Beragama, KPU dan sektor lainnya.
"Kalau diawasi harapannya, pelanggarannya semakin turun. Akhirnya membuat angka pelanggaran atau indeks kerawanan pemilu semakin berkurang," kata Willem.
Menurutnya, meningkatkan pencegahan dengan sosialisasi pengawasan partisipatif seluruh pemangku kepentingan dan lapisan masyarakat dapat mencegah polarisasi, ujaran kebencian, dan politik SARA dalam Pemilu 2024.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!