Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenali Kekayaan Alam Hutan Hujan Tropis di Ekowisata Bodogol

📅 Sabtu, 09 Sep 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Pada jalur-jalur tersebut dapat dijumpai Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) adalah salah satu jenis primata genus Trachypithecus yang merupakan jenis primata endemik Pulau Jawa. Di Pulau Jawa terdapat tiga subspecies Lutung Jawa yaitu Trachypithecus auratus auratus, Trachypithecus auratus mauritius, dan Trachypithecus auratus cristatus.

Fauna lain yang bisa dijumpai adalah Surili Jawa (Presbytis comata). Surili Jawa adalah spesies monyet Dunia Lama terancam yang endemik pada sebagian Pulau Jawa, Indonesia. Hewan ini menyukai hutan primer dan penghuni pohon (arboreal). Terdapat dua subspesies surili jawa, yaitu Presbytis comata comata yang ditemukan di Jawa Barat dan Presbytis comata fredericae yang menghuni hutan Jawa Tengah.

Di kawasan PPKAB terdapat macan tutul Jawa (Panthera pardus melas). Kucing besar ini merupakan salah satu dari subspesies macan tutul yang hanya bisa ditemukan di hutan-hutan tropis di Pulau Jawa. Dengan kata lain, Macan Kumbang merupakan salah satu hewan endemik Indonesia.

Sementara jenis burung yang bisa ditemui adalah elang Jawa (Nisaetus bartelsi). Kepala burung elang ini berwarna coklat kemerahan (kadru), dengan jambul yang tinggi menonjol (2-4 bulu, panjang hingga 12 sentimeter) dan tengkuk yang coklat kekuningan.

Elang Jawa menjadi satu spesies elang berukuran satwa ini lah yang menjadi ide bagi terciptanya lambang negara Republik Indonesia yaitu Burung Garuda. Sejak 1992, burung ini ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia.

Burung pemangsa selanjutnya adalah elang-ular bido (Spilornis cheela) yang adalah sejenis elang besar yang menyebar luas di Asia. Elang ini berwarna hitam dengan garis putih di ujung belakang sayap, terlihat di saat terbang seperti garis yang tebal.

Burung lainnya adalah pergam punggung-hitam (Ducula lacernulata). Jenis burung dari keluarga keluarga Columbidae dari genus Ducula. Burung ini merupakan jenis burung pemakan buah-buahan yang memiliki habitat di hutan pegunungan. Ciri fisik burung tersebut memiliki tubuh berukuran besar (45 sentimeter), berwarna sangat gelap, kepala, leher dan tubuh bagian bawah abu-abu kemerah-jambuan. Variasi warna kepala abu-abu dan merah jambu. Tubuh bagian atas abu-abu tua kecoklatan, dengan garis lebar abu-abu pada ujung ekor.

Sambil mengamati flora dan fauna yang ditemui, pelancong bisa menikmati segarnya Curug Batu Gede Cisuren. Lokasinya di tengah hutan pinus air terjun ini memiliki tebing yang tinggi menjulang. Di sekitarnya fasilitas wisata kemping yang ditujukan pada pengunjung yang ingin menginap di sekitar air terjun.

Jarak PPKAB dengan Kota Bogor mencapai 35,2 kilometer. Perjalanan dari Bogor diarahkan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong. Dari sini kendaraan diarahkan ke lokasi tersebut.

Sebelum mencapai pintu gerbang (PPKAB) yang berada di dalam kawasan hutan TNGGP, pengunjung akan melewati perkebunan yang luas milik penduduk sekitar. Jalan untuk menuju kawasan wisata tersebut terbilang sedikit memacu adrenalin, namun ini justeru keseruan yang ditawarkan.

Setelah sampai di pintu gerbang pengunjung perlu membayar tiket masuk sebesar 10.000 rupiah. Jam operasionalnya buka mulai 08.00 WIB hingga tutup pada pukul 16.00 WIB. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ekonomi
PT KAI Raih Pendapatan Rp17...
Luar Negeri
AS-Jepang Bersatu Intervens...
Daerah
Otsus Papua Dirancang untuk...

Selat Hormuz Macet Bikin Inggris di Ambang Resesi

46 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Selat Hormuz Macet Bikin In...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.