Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hancur karena Cuaca Ekstrem dan Tsunami

📅 Kamis, 07 Sep 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Hancur karena Cuaca Ekstrem dan Tsunami Doc: Wikimedia Commons/Benjamín Núñez

Mengenai estetika, Josephus menyebutkan bahwa Pelabuhan Herodes yang telah selesai dibangun dengan penuh hiasan untuk tahap penyelesaian akhir. Struktur estetika yang paling mencolok adalah kuil yang bersebelahan dengan pelabuhan dan patung-patung di pintu masuk yang berdiri di atas tiang-tiang dari ketinggian.

Josephus mengatakan kuil yang bersebelahan dengan pelabuhan menampung patung raksasa Caesar dan Juno, dewi pelindung Roma. Kemudian setelahnya, dia menyatakan, "Jadi dia mendedikasikan 'surga' itu untuk para pelaut di sana."

Gambar ketiga untuk patung raksasa di pintu masuk pelabuhan melambangkan laut, pelaut, dan perdagangan maritim, yang semuanya berada di bawah perlindungan dewa Neptunus. Jadi, gambar-gambar di pintu masuk, yang saling bercermin tiga di kiri dan tiga di kanan kemungkinan besar adalah kaisar, bernama Kaisarea Juno, sebagai penghormatan simbolis kepada Roma dan Neptunus, pelindung utama perdagangan maritim, yang merupakan inti dari pelabuhan tersebut.

Menghadapi rintangan yang hampir mustahil melawan kondisi ekstrem, para ahli bangunan Pelabuhan Herodes tentu saja memperkenalkan teknik rekayasa inovatif untuk menyelesaikan tugas tersebut. Pada 2005, Romacons Project menemukan bahwa beton kualitas rendah digunakan di lokasi tersebut.

Meskipun hal ini membahayakan integritas struktural pemecah gelombang, aktivitas seismik segera menyebabkan tenggelamnya pemecah gelombang. Kemudian tsunami melanda daerah tersebut sekitar abad ke-1 atau ke-2.

Peristiwa-peristiwa ini, ditambah dengan deburan ombak yang terus-menerus, mungkin menjadikan pemeliharaan kota Roma tidak praktis pada masa kemundurannya, hingga pada abad ke-6, pelabuhan tersebut akhirnya tidak digunakan lagi. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.